IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 03:49
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Desakan Transparansi Kasus Andrie Yunus, Akademisi Soroti Aktor dan Proses Hukum

Wandi BarboyMedia IndonesiabyWandi BarboyandMedia Indonesia
09/04/26 - 23:54
in Hukum
A A
Desakan Transparansi Kasus Andrie Yunus, Akademisi Soroti Aktor dan Proses Hukum

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Foto: Metro TV/Fachri

Jakarta (Lampost.co): Akademisi Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta, Firdaus Syam, mendesak pemerintah dan aparat membuka secara terang benderang aktor utama di balik penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Ia menilai negara tidak memiliki alasan untuk melakukan tindakan brutal terhadap warganya.

 

“Pemerintah harus menjelaskan secara terbuka kepada publik, bukan hanya soal kekerasannya, tetapi juga siapa aktor dan siapa yang mengatur di balik peristiwa itu,” ujar Firdaus dalam diskusi publik Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congress (DPP IYC) bertajuk Relasi Strategis Kementerian Pertahanan dan BAIS TNI dalam Desain Intelijen Nasional di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

 

Firdaus menilai pengunduran diri Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Letjen TNI Yudi Abrimantyo belum cukup menjawab persoalan. Ia menegaskan langkah itu hanya memenuhi tanggung jawab moral dan administratif, sementara penegak hukum tetap harus memproses dugaan pelanggaran HAM.

 

“Pengunduran diri itu bagian dari tanggung jawab, tetapi penegak hukum harus menindak dugaan pelanggaran HAM,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan TNI harus tetap fokus pada fungsi pertahanan negara. Firdaus menolak keterlibatan militer dalam ranah sipil maupun bisnis, serta mendorong pembenahan struktur dan kultur di tubuh militer.

 

“Militer tidak boleh masuk ke wilayah administrasi sipil dan bisnis. TNI harus fokus menjaga pertahanan dan kedaulatan negara,” katanya.

 

Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, turut mengkritik rencana penggunaan peradilan militer dalam kasus tersebut. Ia menilai langkah itu tidak tepat karena pelaku melakukan tindak pidana di ranah sipil.

 

“Kalau ada anggota militer melakukan tindak pidana terhadap warga sipil, tidak logis jika peradilan militer memprosesnya,” ujar Ray.

 

Ray menjelaskan peradilan militer seharusnya hanya menangani pelanggaran yang berkaitan langsung dengan tugas kemiliteran, seperti desersi, pengkhianatan, atau pembocoran rahasia pertahanan.

 

“Peradilan militer hanya relevan untuk kejahatan yang berhubungan dengan militer, bukan untuk kasus pidana umum,” jelasnya.

Peradilan Umum

Ia meminta Panglima TNI segera mengarahkan proses hukum ke peradilan umum guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI.

 

“Jika kondisi ini terus berulang tanpa penanganan yang tepat, kepercayaan publik terhadap TNI bisa menurun,” katanya.

 

Sementara itu, pengamat militer dan geopolitik Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan intelijen strategis tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga sebagai penjaga demokrasi dan HAM. Ia menilai lemahnya koordinasi dan minimnya transparansi berpotensi mendorong penyimpangan fungsi intelijen.

 

“Intelijen strategis harus menjaga demokrasi dan HAM. Jika koordinasi melemah dan perlindungan HAM terabaikan, intelijen justru bisa menjadi ancaman bagi rakyat,” ujar Connie.

Tags: kasus penyiraman air keras aktivis kontraskronologi penyiraman air keras aktivispelaku penyiraman air keras aktivis kontraspenyebab penyiraman air keras aktivis kontraspenyiraman air keras aktivispenyiraman air keras aktivis kontraspenyiraman air keras andrie yunuspenyiraman air keras anggota tnipenyiraman air keras ke aktivis
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman.

Polda Lampung Kebut Penyidikan Korupsi Bank Plat Merah Kerugian Capai 6,7 Miliar

byAsrul Septian
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung terus mempercepat penyidikan kasus dugaan korupsi di salah satu bank...

Aliansi Petani Tebu saat siap berangkat aksi ke Kejati Lampung. Dok Aliansi

Kejati Lampung Buka Blokir Rekening PSMI Aliansi Petani Tebu Batal Aksi

byAsrul Septian
10/04/2026

Bandar Lampug (Lampost.co) -- Aliansi Petani Tebu Mandiri Lampung–Sumatera Selatan yang bermitra dengan PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI)  membatalkan...

Kejagung Tetapkan Riza Chalid dan Enam Orang Lain sebagai Tersangka Kasus Petral

Kejagung Tetapkan Riza Chalid dan Enam Orang Lain sebagai Tersangka Kasus Petral

byWandi Barboyand1 others
09/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui tim penyidik pidana khusus menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan...

Berita Terbaru

pelatih persib bandung bojan hodak
Bola

Jelang Duel Kontra Bali United, Andrew Jung Kembali, Julio Cesar Absen

byIsnovan Djamaludin
10/04/2026

Bandung (Lampost.co)–Pemuncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung, terus mematangkan persiapan menjelang laga besar menjamu Bali United. Pertandingan...

Read moreDetails
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Persib Tetap Waspadai Ancaman Borneo FC dan Kebangkitan Bali United

10/04/2026
Skuad Atletico Madrid1

Diego Simeone Puji Efisiensi Atletico Madrid Saat Bungkam Barcelona

10/04/2026
Pelatih Liverpool, Arne Slot

Arne Slot Butuhkan Atmosfer Suporter demi Singkirkan PSG dari Liga Champions

10/04/2026
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman.

Polda Lampung Kebut Penyidikan Korupsi Bank Plat Merah Kerugian Capai 6,7 Miliar

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.