IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 12/04/2026 05:25
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Tantangan Baru Assesment Pendidikan di Era Kurikulum Merdeka

NurIhwana HaulanbyNurandIhwana Haulan
29/02/24 - 15:54
in Bandar Lampung, Pendidikan
A A
Seminar

Acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia. (Foto:Lampost/Ihwana)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Penerapan kurikulum merdeka dalam dunia pembelajaran memiliki tantangan tersendiri. Sebab proses belajar yang komperhensif mendorong para siswa dan guru untuk mempelajari gaya belajar yang berbeda-beda.

Akademisi UIN Raden Intan Lampung, Sovia Mas Ayu, menyebut kondisi ini membuat proses assesment dalam kurikulum merdeka tidak bisa, jika hanya menggunakan satu alat penilaian.

“Menurut saya ini hanya bisa diterapkan oleh sekolah yang sudah siap. Sekolah yang belum siap tidak direkomendasikan,” ujar Sovia dalam acara seminar nasional oleh Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) UKD Lampung ,Kamis, 29 Februari 2024.

Apapun bentuk penerapan kurikulum dalam pembelajaran, Sovia menilai proses assesment harus memiliki prinsip sendiri yang tidak akan berubah.

“Sebab sssesement itu tujuan akhirnya adalah mendadapatkan informasi ketercapaian peserta didik. Tujuannya supaya anak tidak merasa terzolimi dan merasa belajar tidak sesuai dengan kemampuannya,” jelas dia.

Namun seiring dengan waktu, ia menyebut saat ini ada banyak bentuk penerapan assesment. Baik dalam bentuk observasi, ceklis, catatan anekdot, ataupun catatan harian.

“Karena saat kita bicara assesment, kita bicara siswa karena mereka objeknya. Dan ini menysesuaikan lagi dengan umur sisiwa,” katanya.

Salah satu bentuk pembaruan teranyar dari assesment pendidikan yaitu Progresive achievment test (PAT).

PAT merupakan tes standar assesment pendidikan untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman murid selama mengikuti proses pembelajaran.

Melalui program assesment ini, pendidik akan mampu menentukan sejauh mana capaian yang mampu dikuasai murid dalam belajar.

Termasuk apa yang mereka butuhkan untuk belajar ke tahap selanjutnya. PAT ini seperti mistar, kita meletakkan murid dalam skala yang sama,” ujar Raisha Sastri Utami mewakili Australian Council for Edication Research (ACER) Indonesia.

Mutu Pendidikan

Sementara itu, ketua HEPI Pusat, Bahrul Hayat menyebut bahwa ada empat hal yang tidak bisa berubah dalam penilaian mutu pendidikan.

Pertama, seorang guru harus mengetahui apa yang ingin tercapai oleh murid. Sehingga learning outcome dalam pendidikan dapat lebih jelas dan terarah. Kemudian setelah mengetahui learning outcome tahapan selanjutnya menciptakan pengalaman belajar yang tepat agar learning outcome tercapai.

Dalam hal ini seorang guru harus memformulasikan pengalaman belajar seperti apa yang memungkinkan anak mudah menguasai.

Namun cara itu tidak akan berhasil jika tidak dibarengi dengan metode yang tepat. Oleh karenanya, ia menuturkan, bahwa perlu dilakukan konstruksi pembelajaran melalui metode yang efektif.

“Baru yang terakhir laksanakan, cek apakah learning outcome ini tercapai. Itulah yang namanya learning assesment,” jelasnya.

Tags: berita terkinikurikulum merdekaLAMPUNGpendidikan karakterseminar nasional
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

kondisi TPA bakung

Pemkot Bandar Lampung Targetkan Operasional PLTSa pada 2027

byIsnovan Djamaludinand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah tegas untuk mengakhiri krisis sampah yang selama ini membebani ibu kota...

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sidak WFH di Lampung Gunakan Mobil Listrik

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sidak WFH di Lampung Gunakan Mobil Listrik

byRicky Marlyand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Komjen Pol (Purn) Dr Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan kerja di Provinsi...

Tuberkulosis (TB) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.Ilustrasi.

Kasus TB di Lampung Masih Tinggi, Dokter Ingatkan Pentingnya Pengobatan Tuntas

byNurand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, baik secara global maupun di tingkat daerah....

Berita Terbaru

madura united vs persik
Bola

Madura United FC Tundukkan Persik Kediri untuk Keluar dari Zona Degradasi

byIsnovan Djamaludin
12/04/2026

Bangkalan (Lampost.co)–Madura United FC akhirnya berhasil memutus kutukan tanpa kemenangan yang telah menghantui mereka selama 11 pertandingan terakhir. Menjamu Persik...

Read moreDetails
Pemain Belanda Donyell Malen

Donyell Malen Cetak Hattrick Saat AS Roma Gilas Pisa 3-0 di Stadio Olimpico

12/04/2026
Para pemain Olympique de Marseille

Marseille Tembus Zona Liga Champions Usai Sikat Metz 3-1 di Velodrome

12/04/2026
Salah satu destinasi wisata air terbaik di Lampung.

7 Waterpark Hits di Bandar Lampung yang Wajib Kamu Coba

12/04/2026
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung membongkar praktek penimbunan dan pengolahan BBM ilegal jenis solar di Desa Sukajaya Lempasing, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Foto: Lampost.co / Andi Apriadi

Penyelewengan BBM Subsidi di Lampung, Pengawasan hingga ke SPBU Diperketat

12/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.