• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 16/01/2026 02:48
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Tantangan Keberlanjutan Program Pembangunan di Lampung

NurIhwana HaulanbyNurandIhwana Haulan
01/08/24 - 16:42
in Bandar Lampung, Pendidikan
A A
Guru besar, Ilmu kebijakan publik Unila, Syarief Makhya.

Foto: Guru besar, Ilmu kebijakan publik Unila, Syarief Makhya. Dok/Humas Unila

Bandar Lampung (Lampost.co)– Dalam perspektif kontestasi politik tidak ada jaminan program pembangunan oleh kepala daerah akan berkesinambungan atau dilanjutkan oleh kepemimpinan selanjutnya.

Guru besar Ilmu Kebijakan Publik Unila, Syarief Makhya, menyebut selama 4 kali pergantian kepala daerah Lampung. Mulai 2005, 2010, 2015, hingga 2020 membawa konsekuensi terjadinya perubahan kebijakan.

Perubahan kebijakan tersebut menurutnya berjalan tanpa manajemen perencanaan yang tepat dan tidak melakukan analisis risiko kebijakannya. Akibatnya ada potensi pembangunan tidak melanjutkan atau bahkan menjadi terhenti.

Pj Kepala Daerah di Lampung Diprediksi Tidak Ada yang Maju Pilkada

Pria 64 tahun itu menyebut, kehadiran visi, misi, dan program kepala daerah akan menentukan arah dan fokus perkembangan serta pengelolaan sumber daya di suatu daerah.

“Oleh karena itu, dalam penyusunanannya harus mempertimbangkan aspek kelayakan implementasi. Target capaian kebijakan dari setiap aspek output dan outcome, serta analisis resiko kebijakan,” ujar Syarief dalam agenda pengukuhan guru besarnya di GSG Unila, Kamis, 1 Agustus, 2024.

Berdasarkan hasil studi yang ia lakukan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota. Ia menyebut setidaknya ada tujuh program pembangunan yang menunjukkan ketidaksesuaian antara tujuan pemerintah dan hasil yang ingin tercapai.

Pembangunan Kota Baru

Ke-7 program tersebut yaitu pembangunan kota baru, pembangunan terminal agribisnis, pembangunan Water front city, pembangunan perpustakaan modern. Pembangunan Pasar SMEP, pembangunan observatorium teropong bintang, dan pembangunan jembatan Selat Sunda.

Kendati dari aspek program dan tujuan mendapatkan dukungan dari legitimasi politik dari masyarakat, namun ia menilai keberlanjutan pembangunan tersebut berhenti saat terjadi pergantian kepala daerah.

“Karena ada faktor politik, kepala daerah itu tidak mau melanjutkan itu. Akhirnya ada yang di korbankan, yaitu kepentingan publik yang lebih luas menjadi tereduksi oleh kepentingan golongan,” ujarnya.

Dengan demikian dari aspek kebijakan publik. Ia menilai program-program tersebut masuk kategori sebagai bentuk kegagalan kebijakan. Karena kebijakan tersebut tidak mencapai tujuan sesuai harapan.

“Tidak di lanjutkan, terjadi pemborosan dari aspek anggaran yang sudah dikeluarkan, dan tidak ada kejelasan untuk pertanggungjawaban formalnya,” ucapnya.

Pada bagian penutup orasi ilmiahnya, Syarief menyampaikan bahwa kebijakan publik harus kita pahami bukan hanya sebagai suatu keputusan teknis. Namun juga sebagai manifestasi nilai-nilai politik yang beragam.

“Oleh karena itu tindakan kebijakan publik akan selalu mencerminkan nilai dinamika politik dalam masyarakat yang meliputi konflik kepentingan, aspirasi, dan kebutuhan dari berbagai kelompok dan individu,” ungkapnya.

Tags: kebijakanKepala Daerahpembangunan berkelanjutaperubahan kebijakanprogram pembangunansyarif makhya
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Stella Christie Sebut Ada Tambahan Anggaran Riset Rp4 Triliun

Stella Christie Sebut Ada Tambahan Anggaran Riset Rp4 Triliun

byWandi Barboyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menjanjikan tambahan anggaran...

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun

byWandi Barboyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co): Presiden Prabowo Subianto memutuskan penambahan dana riset sebesar Rp4 triliun atau naik 50 persen dari alokasi awal Rp8...

BRIN Alokasikan Dana Riset ke Sektor Pangan hingga Energi

BRIN Alokasikan Dana Riset ke Sektor Pangan hingga Energi

byWandi Barboyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co): Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan rencana kenaikan dana riset nasional hingga mencapai Rp12...

Berita Terbaru

Pelatih timnas Indonesia John Herdman
Bola

Pelatih Timnas John Herdman Antusias Tatap Piala ASEAN 2026

byIsnovan Djamaludinand1 others
16/01/2026

Jakarta (Lampost.co)—Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, antusias menatap Piala ASEAN 2026, yang akan berlangsung pada 24 Juli sampai 26 Agustus...

Read moreDetails
pengundian grup Piala ASEAN 2026

Indonesia Huni Grup A di Piala ASEAN 2026

16/01/2026
Gelandang Timnas Maroko Neil El Aynaoui

Maroko ke Final Piala Afrika 2025 Setelah Kalahkan Nigeria lewat Adu Penalti

16/01/2026
Stella Christie Sebut Ada Tambahan Anggaran Riset Rp4 Triliun

Stella Christie Sebut Ada Tambahan Anggaran Riset Rp4 Triliun

15/01/2026
Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun

15/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.