• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/03/2026 01:47
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Semburan Matahari Dapat Menghancurkan Kehidupan Bumi, Ini Kata Ahli

EffranMedia IndonesiabyEffranandMedia Indonesia
24/09/24 - 09:49
in Oasis
A A
Semburan matahari. Ilustrasi/Freepik

Semburan matahari. Ilustrasi/Freepik

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Peningkatan aktivitas matahari membuat banyak orang bertanya-tanya terkait semburan matahari yang kuat. Fenomena yang dikenal lontaran massa koronal (CME) itu dapat menimbulkan dampak serius bagi Bumi.

CME adalah ledakan besar plasma dan material magnetik yang matahari lepaskan dan dapat mengganggu magnetosfer Bumi. Hal itu memicu badai geomagnetik yang berpotensi mengganggu telekomunikasi serta infrastruktur listrik.

Namun, para ahli menilai potensinya kecil CME akan menghancurkan kehidupan di Bumi. Meski begitu, badai matahari yang sangat kuat bisa tetap berakibat menghancurkan, terutama pada infrastruktur teknologi.

Apa Itu Lontaran Massa Koronal (CME)?

CME adalah semburan plasma yang dipercepat dari atmosfer matahari dan mengandung material magnetik. Saat CME menghantam medan magnet Bumi bisa terjadi badai geomagnetik.

Akibatnya dapat menimbulkan fenomena, seperti aurora di wilayah utara dan selatan serta gangguan pada satelit, GPS, dan jaringan listrik. CME terjadi beberapa kali dalam sepekan selama fase maksimum matahari dan lebih jarang selama minimum matahari.

Menurut Shawn Dahl, peramal cuaca luar angkasa di Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa (SWPC), mengatakan Bumi terlindungi dengan baik oleh atmosfer dan penghalang magnetiknya. Sehingga, tidak mungkin bagi CME untuk memusnahkan kehidupan di planet ini.

Namun, badai geomagnetik CME tetap bisa menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur teknologi.

Contoh Badai Matahari Ekstrem

Salah satu contoh badai matahari terkuat dalam sejarah tercatat adalah Peristiwa Carrington pada 1859. Badai geomagnetiknya menyebabkan gangguan global pada layanan telegraf sehingga beberapa kabel telegraf memercikkan api dan menyebabkan kebakaran di stasiun telegraf. Aurora yang terjadi begitu terang sehingga orang-orang bisa membaca koran di malam hari.

Jika badai seperti Peristiwa Carrington terjadi saat ini, dampaknya bisa jauh lebih parah karena ketergantungan masyarakat modern pada teknologi.

Vanessa Thomas, penulis sains NASA, mengatakan peristiwa itu bisa menyebabkan pemadaman listrik global, gangguan telekomunikasi, dan kerugian ekonomi yang sangat besar.

Bahaya Kiamat Internet

Ada juga kekhawatiran badai geomagnetik yang kuat bisa menyebabkan “kiamat internet”. Studi menunjukkan peristiwa seperti Peristiwa Carrington berpoptensi terjadi sekali setiap 500 tahun.

Sangeetha Abdu Jyothi, peneliti dari UC Irvine, memprediksi potensi itu mengganggu internet berkisar antara 1,6% hingga 12% per dekade.

CME juga pernah nyaris menghantam Bumi pada Juli 2012 dengan kekuatan yang sebanding Peristiwa Carrington. Untungnya, Bumi terhindar dari dampaknya karena CME tersebut melewati orbit planet tanpa menghantamnya.

Pengaruh CME pada Teknologi Modern

Meskipun kehidupan manusia di Bumi tidak langsung terancam CME, badai geomagnetik yang kuat bisa berdampak serius pada teknologi. Contoh yang terkenal adalah badai geomagnetik pada 1989 yang memutus aliran listrik di seluruh provinsi Quebec, Kanada.

Ada juga serangkaian badai pada 2003 yang menyebabkan gangguan pada satelit, GPS, dan sistem komunikasi radio. CME yang kuat dapat mengancam kesehatan astronot di luar angkasa.

Lalu meningkatkan paparan radiasi bagi penerbangan komersial yang melewati kutub. Namun, para ahli meyakinkan orang-orang di permukaan Bumi tidak terancam badai matahari.

Tags: ancaman CMEaurorabadai geomagnetikbadai matahariCMEdampak semburan mataharikiamat internetlontaran massa koronalNASAPeristiwa Carringtonsemburan matahariTEKNOLOGI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Penyerang sayap Lazio, Gustav Isaksen (tengah)
Bola

Gol Isaksen Bungkam Rossoneri di Olimpico

byIsnovan Djamaludin
17/03/2026

Roma (Lampost.co)–Ambisi AC Milan untuk terus menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen Serie A harus terganjal di ibu kota....

Read moreDetails
Skuad Como. Foto: AFP/Isabella Bonotto

Como Comeback Dramatis atas AS Roma, Tembus Empat Besar Liga Italia

17/03/2026
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat menunaikan zakat fitrah dan zakat mal di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin, 16 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Gubernur Lampung Ajak Masjid Terbuka 24 Jam Sambut Pemudik di Jalur Sumatera

16/03/2026
ASDP Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Buruk Selama Periode Mudik

ASDP Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Buruk Selama Periode Mudik

16/03/2026
BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Buruk, Gelombang Tinggi Hingga Hujan

BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Buruk, Gelombang Tinggi Hingga Hujan

16/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.