• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 13:23
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Jejak Manusia Purba Pertama di Kutub Utara Terungkap dari Penemuan Fosil Purba ini

EffranbyEffran
04/10/24 - 09:05
in Oasis
A A
Fosil mamut 35.000 tahun. Dok National Geographic

Fosil mamut 35.000 tahun. Dok National Geographic

Bandar Lampung (Lampost.co) — Penemuan fosil mamut berbulu berusia 39.000 tahun dengan nama Yuka mengungkap bukti baru tentang jejak manusia purba di Kutub Utara.

Para ilmuwan menemukan adanya sayatan pada beberapa bagian tubuh Yuka. Peneliti meyakini hal itu sebagai tanda aktivitas manusia pertama di wilayah ekstrem tersebut.

Fosil mamut Yuka itu ditemukan pertama kali pada 2010 di Siberia Utara. Penemuan itu menjadi salah satu fosil mamut paling terpelihara yang pernah ditemukan.

Setelah penelitian lebih lanjut, para ilmuwan menemukan adanya sayatan pada tulang belakang dan di sekitar rongga mata Yuka. Penemuan itu menunjukkan manusia purba berinteraksi dengan mamut-mamut itu ribuan tahun lalu.

Studi terbaru yang terbit di jurnal Advances in Science mengungkap sayatan pada mamut Yuka kemungkinan terbuat menggunakan bilah batu api. Senjata kuno itu umum manusia purba gunakan.

Para peneliti menganalisis tanda-tanda sayatan itu melalui eksperimen dengan bilah batu api pada sampel kulit sapi dan mammoth untuk membandingkannya.

“Hasil analisis eksperimental menunjukkan sayatan itu memiliki ciri khas traceologi yang membedakannya dari luka karena hewan,” kata para peneliti.

Penemuan itu sangat penting mengingat keberadaan manusia di Kutub Utara sebelumnya memudar sekitar 35.000 tahun yang lalu. Namun, sayatan yang ada pada Yuka menunjukkan manusia tetap ada di wilayah tersebut hingga 39.000 tahun lalu jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Teknologi Bilah Batu Kuno

Para ilmuwan juga mengungkap bilah batu api untuk membuat sayatan pada mamut Yuka. Hal itu menunjukkan keterampilan manusia purba dalam berburu dan memanfaatkan hewan di lingkungan yang keras.

Teknologi bilah batu itu juga membedakan jejak aktivitas manusia dari cedera alami yang mungkin akibat hewan atau faktor lingkungan.

Selain bukti fisik pada mamut Yuka, studi-studi sebelumnya termasuk temuan pada 2016, menyebut manusia mungkin ada di Kutub Utara sejak 45.000 tahun lalu.

Hal itu berdasarkan penemuan sisa-sisa serigala yang tertangkap. Namun, bukti arkeologis menunjukkan keberadaan manusia sempat memudar sebelum temuan mamut ini.

Penemuan Penting di Dunia Arkeologi

Penemuan mamut Yuka memberikan gambaran lebih jelas tentang kehidupan manusia purba di wilayah Kutub Utara. Meski manusia di wilayah tersebut diyakini punah pada 35.000 tahun lalu. Bukti sayatan pada Yuka mengindikasikan keberadaan mereka bertahan lebih lama dari perkirakan.

Ekspedisi penggalian fosil itu dari tim ilmuwan berbagai universitas dan lembaga penelitian internasional, termasuk Universitas New York, Universitas Tübingen, dan Museum Nasional di Berlin.

Penelitian itu tidak hanya mengungkapkan interaksi manusia purba dengan mamut. Namun, turut memberikan wawasan baru tentang adaptasi manusia terhadap lingkungan ekstrem seperti Kutub Utara.

Tags: Bilah Batu KunoFosil MamutJejak Manusia PurbaKutub UtaraManusia PurbaPenelitian Arkeologipenemuan fosil
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

petani
Lampung

Petani Lampung Timur Gantungkan Harapan Bendungan Margatiga

byDelima Napitupuluand1 others
05/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Sejumlah petani di kawasan Bendungan Margatiga menggantungkan harapan besar pada optimalisasi sistem irigasi. Ketersediaan air dari bendungan tersebut...

Read moreDetails
Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur

Bendungan Margatiga Gunakan Sistem Cascade Topang Hilir

05/03/2026
Rembug

Rembug Desa Jadi Instrumen Cegah Konflik Lokal

05/03/2026
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela buka bersama anak-anak di Panti Sosial Asuhan Anak Budi Asih, Bandar Lampung Rabu (4/3/2026) sore. Dok ADPIM Lampung

Sentuh Anak Panti, Perkuat Empati Sosial dan Kepedulian Terhadap Sesama

05/03/2026
Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak

Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak

05/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.