• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/02/2026 21:05
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Batu Bata dari Tanah Bulan akan Dipakai untuk Bangunan di Antariksa

EffranbyEffran
06/11/24 - 09:15
in Oasis
A A
Tangkapan layar video tentang pengembangan "batu bata" dari tanah di Bulan. (Xinhua)

Tangkapan layar video tentang pengembangan "batu bata" dari tanah di Bulan. (Xinhua)

Beijing (Lampost.co) — Tiongkok semakin mendekati ambisinya untuk membangun pangkalan permanen di Bulan dengan memperkenalkan inovasi terbaru berupa batu bata tanah Bulan.

Batu bata khusus itu diharapkan mampu membangun struktur tahan lama di permukaan Bulan, termasuk tempat tinggal layak huni bagi manusia. Batu bata itu akan menjalani uji coba di stasiun luar angkasa China hingga akhir tahun depan.

Langkah itu menjadi bagian dari rencana besar Tiongkok untuk mempercepat eksplorasi luar angkasa. Pada awal tahun, negeri tirai bambu itu mencatatkan sejarah dengan menjadi negara pertama yang mendaratkan wahana antariksa di sisi jauh Bulan, sekaligus membawa kembali sampel tanah.

Keberhasilan tersebut membawa satu langkah lebih dekat dalam rencana pengiriman manusia ke Bulan di masa depan.

Batu bata tanah Bulan itu hasil pengembangan dari tim ilmuwan Pusat Inovasi Teknologi Konstruksi Digital Nasional di Universitas Sains dan Teknologi Huazhong.

Batu tersebut terbuat dari material yang menyerupai komposisi tanah Bulan. Selain itu, batu bata itu memiliki rancangan untuk tahan terhadap kondisi ekstrem. Termasuk tekanan fisik yang tinggi dan paparan radiasi sinar matahari yang kuat di permukaan Bulan.

Keunikan dari batu tersebut adalah kekuatannya yang luar biasa. Batu bata itu memiliki kekuatan tekan lebih dari tiga kali lipat daripada batu bata konvensional, seperti batu bata merah dan beton. Sehingga, mampu menahan beban lebih dari satu ton per sentimeter persegi.

Tantangan Lingkungan Ekstrem Bulan

Selain kekuatan fisiknya, batu bata tanah Bulan itu memiliki rancangan untuk bertahan di lingkungan vakum di Bulan, yang terus terpapar radiasi kosmik tinggi.

Para ilmuwan menekankan pentingnya batu bata itu untuk mampu bertahan dari efek radiasi agar bisa digunakan untuk bangunan jangka panjang di Bulan.

Sebagai bagian dari rencana uji coba, batu bata tanah Bulan pertama di dunia akan dikirim ke stasiun luar angkasa China menggunakan pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou-8.

Batu bata tersebut akan menjalani berbagai pengujian untuk memastikan material itu memenuhi standar sebagai bahan konstruksi di Bulan.

Jika pengujian berhasil, batu bata tanah Bulan akan menjadi kunci utama bagi Tiongkok untuk mewujudkan ambisinya mendirikan pangkalan di Bulan. Sehingga, menjadi langkah awal menuju eksplorasi antariksa yang lebih jauh.

Atas inovasi itu juga akan memperkuat posisinya dalam perlombaan eksplorasi luar angkasa global. Sekaligus berpotensi membuka babak baru bagi manusia dalam menjelajahi dan menetap di luar Bumi.

Batu bata tanah Bulan itu juga mencerminkan kemajuan signifikan dalam teknologi konstruksi luar angkasa. Sehingga, manusia berpotensi menciptakan tempat tinggal di lingkungan ekstrem.

Tags: Bangunan di bulanbatu bata dari tanah bulanbatu bata tanah bulan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Ummi Hani
Lampung

Pemprov Lampung Genjot Unit Produksi POC di 1.000 Titik pada 2026

byIsnovan Djamaludinand1 others
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian sepanjang tahun 2026. Salah satu fokus...

Read moreDetails
Masjid Agung Al Furqon dekat Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung cerah berawan. (FOTO: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Cuaca Lampung 21-23 Februari 2026 Waspada Potensi Hujan

21/02/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca. Dok BMKG

Peringatan Dini Waspada Dampak Hujan di Wilayah Tanggamus

21/02/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Lampung

21/02/2026
Minecraft Java Vulkan

Minecraft Java 2026 Tinggalkan OpenGL: Migrasi ke Vulkan API Jadi Kunci ‘Vibrant Visuals’

21/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.