Bandar Lampung (Lampost.co)—PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan mitigasi bencana di wilayah Bumi Ruwa Jurai. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menyalurkan bantuan berbagai peralatan keselamatan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung pada Kamis (29/1/2026).
Langkah ini merupakan bagian inisiatif Program Desa Siaga Bencana yang rancangnya berdasarkan peta kerawanan bencana terbaru tahun 2026. Prioritas pemberian bantuan kepada wilayah dengan risiko tinggi bencana meteorologi guna meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas respons kedaruratan di lapangan.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, kepada Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, di halaman Kantor BPBD setempat.
Baca juga: PLN UID Lampung Gelar Apel Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Siapkan Ribuan Personel
Darma Saputra menjelaskan penyaluran bantuan ini adalah bentuk sinergi lintas sektor untuk meminimalisasi dampak risiko bencana di daerah. Ia berharap bantuan ini dapat mengoptimalkan perlindungan bagi masyarakat sekaligus petugas yang bertugas.
“Bantuan ini merupakan komitmen berkelanjutan kami dalam mendukung mitigasi bencana meteorologi di Lampung. Melalui integrasi program TJSL dan Desa Siaga Bencana, kami ingin memastikan respons penanganan di titik rawan dapat berlangsung secara cepat, tepat, dan yang terpenting, aman bagi semua pihak,” ujar Darma.

Peralatan Keselamatan dan Armada Evakuasi
Adapun perincian bantuan tersebut meliputi kebutuhan perlengkapan personel dan armada evakuasi air, di antaranya:
- 1 unit perahu polyethylene HDPE berkapasitas enam orang.
- 1 unit mesin perahu Yamaha berkekuatan 30 PK.
- 10 pasang sepatu boots safety standar operasional.
- 30 unit life jacket lengkap dengan peluit dan senter.
- 25 unit life jacket pelampung tambahan.
- 15 unit headlamp dan 1 unit lampu emergency portable.
- 15 unit ring buoy (pelampung penyelamatan).
Seluruh peralatan tersebut telah disesuaikan dengan standar keselamatan kerja dan kebutuhan teknis BPBD dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah perkotaan di awal tahun 2026.
Apresiasi BPBD Kota Bandar Lampung
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan PLN. Menurutnya, penambahan armada perahu HDPE dan perlengkapan keselamatan ini sangat krusial dalam mempercepat mobilisasi petugas saat terjadi genangan atau banjir.
“PLN telah menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kesiapsiagaan bencana di Bandar Lampung. Sinergi ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas operasional, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga demi keselamatan warga,” kata Idham.
Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2026, khususnya pada poin 11 mengenai Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta poin 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim. PLN UID Lampung terus berupaya membangun ketangguhan wilayah terhadap risiko bencana akibat perubahan iklim global yang semakin dinamis.








