Jakarta (Lampost.co) – Astra International kembali menggelar ajang inspiratif 17th SATU Indonesia Awards 2026. Program ini mengusung tema “Terhubung dalam Aksi” untuk mendorong kolaborasi nyata anak muda.
Astra memulai rangkaian acara melalui kick-off pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pencarian generasi muda yang aktif membawa perubahan sosial.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menegaskan pentingnya aksi nyata. Ia mendorong generasi muda mengembangkan ide menjadi program berkelanjutan.
Ia menjelaskan setiap inisiatif harus mampu menjangkau masyarakat luas. Program juga diharapkan memberi dampak hingga ke daerah pelosok.
Tahun ini, Astra memperkuat sinergi antara SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra. Kolaborasi ini bertujuan memperluas dampak sosial dari berbagai program.
Sejak digelar pertama kali pada 2010, SATU Indonesia Awards terus berkembang. Hingga 2025, jumlah pendaftar mencapai 17.708 peserta dari seluruh Indonesia.
Program ini telah melahirkan 792 anak muda inspiratif. Mereka berkontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Di sisi lain, Desa Sejahtera Astra telah membina 1.533 desa di 35 provinsi. Program ini fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Melalui integrasi kedua program, Astra mendorong penerima penghargaan menjadi penggerak di daerah. Mereka berperan sebagai local champion dalam membangun desa.
Acara peluncuran juga menghadirkan sesi diskusi AstraTalks. Forum ini mengangkat kisah inspiratif dan pengalaman para tokoh nasional.
Salah satu pembicara adalah Nila Moeloek dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia berbagi pandangan tentang peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Hadir juga Rizki Dwi Rahmawan yang kini aktif di Desa Sejahtera Astra. Ia membagikan pengalaman mengembangkan program berbasis masyarakat. Selain itu, Yudha Prasetya turut memberikan perspektif komunikasi dan kolaborasi.
Dalam proses seleksi, Astra menggandeng berbagai mitra media nasional. Di antaranya Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top.
Dewan juri terdiri dari tokoh lintas bidang. Mereka meliputi akademisi, praktisi, hingga figur publik nasional.
Beberapa nama yang terlibat antara lain Fasli Jalal, Tri Mumpuni, Onno W. Purbo, dan Dian Sastrowardoyo.
Peserta harus memenuhi sejumlah syarat penting. Usia maksimal 35 tahun dan program sudah berjalan minimal satu tahun.
Program juga harus orisinal dan belum pernah menerima penghargaan nasional maupun internasional. Peserta tidak boleh terafiliasi dengan perusahaan atau institusi tertentu.
Astra memberikan dana pembinaan sebesar Rp65 juta bagi penerima terpilih. Selain itu, peserta akan mendapatkan mentoring untuk memperkuat program.
Astra berharap ajang ini melahirkan lebih banyak inovator muda. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals di Indonesia.








