• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 19/01/2026 14:41
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pasar Karbon Indonesia Besar Dijanji, Berat Direalisasi

Kendati potensi kredit karbon sangat besar, realisasi manfaat ekonomi dari pasar karbon masih berjalan lambat dan belum sepenuhnya tereksploitasi.

MustaanbyMustaan
16/01/26 - 23:37
in Breaking News, Feature, Humaniora, Lampung, Lampung Barat, Lampung Timur, Oasis, Tanggamus
A A
Ilustrasi perdagangan karbon. Perdagangan karbon.(MI/Denny Susanto)

Ilustrasi perdagangan karbon. Perdagangan karbon.(MI/Denny Susanto)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perdagangan karbon menjadi salah satu strategi penting Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus membuka peluang ekonomi hijau. Kendati potensi kredit karbon sangat besar, realisasi manfaat ekonomi dari pasar karbon masih berjalan lambat. Selain itu, manfaat ekonomi tersebut belum sepenuhnya tereksploitasi.

 

Pasar karbon adalah sistem di mana satu unit kredit karbon mewakili penurunan emisi satu ton CO₂ yang bisa diperdagangkan antarnegara atau lintas perusahaan.

Teori ini membayangkan karbon sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi, dan negara yang berhasil menurunkan emisi mereka bisa menjual kredit tersebut kepada pihak yang butuh kompensasi emisi.

 

Namun, para pengamat menilai bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mentransformasikan sumber daya karbonnya menjadi nilai ekonomi yang efektif. Meskipun Presiden telah menandatangani regulasi baru yang membuka kembali pasar karbon internasional setelah empat tahun tertutup, tata kelola dan kesiapan infrastruktur pasar masih menjadi hambatan.

 

Peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform IDXCarbon mencatat awal perdagangan kredit dari sejumlah pembangkit listrik. Akan tetapi, aktivitas pasar belum mencapai skala besar yang diharapkan.

Aktivitas semacam ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap target pengurangan emisi dalam Nationally Determined Contributions (NDC) yang disepakati dalam kerangka Perjanjian Paris.

 

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kontrol kualitas kredit karbon yang dihasilkan. Selain itu, tantangan lainnya termasuk bagaimana memastikan bahwa kredit tersebut mewakili pengurangan emisi yang nyata dan diverifikasi secara independen. Hal ini menjadi penting agar Indonesia bisa menarik minat pembeli internasional yang semakin menuntut standar tinggi dan integritas pasar karbon.

 

Selain itu, keterlibatan komunitas lokal dan konsistensi pelaksanaan proyek berbasis alam (nature-based solutions) menjadi faktor kunci. Dengan demikian, kredit karbon yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada neraca perdagangan karbon. Namun, kredit tersebut juga membawa manfaat bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Para pakar iklim menilai bahwa Indonesia perlu memperkuat sistem basis data, registri nasional karbon yang transparan, serta kampanye edukasi kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk turut serta dalam perdagangan karbon.

Dengan demikian, potensi besar pasar karbon bisa berubah menjadi nilai ekonomi nyata, bukan sekadar janji kebijakan

Tags: duniaHutan.INDONESIAkarbonlingkunganPASARtamanTropis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Psikiater Ungkap Rahasia Agar Anak Kebal Rayuan Maut Predator Grooming

byDelima Napitupulu
19/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Kehangatan komunikasi di dalam keluarga kini menjadi instrumen paling krusial dalam memutus rantai manipulasi psikologis terhadap anak. Psikiater dari...

Child grooming

Psikolog Beberkan Ciri Pelaku Manipulasi Child Grooming

byDelima Napitupulu
19/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Ancaman kekerasan seksual terhadap anak sering bersembunyi di balik kedok perhatian yang terlihat tulus dan wajar. Alih-alih menggunakan paksaan...

Ilustrasi. (Freepik)

Bahaya Child Grooming Strategi Manipulasi Terselubung

byDelima Napitupulu
19/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Praktik child grooming ancaman nyata yang sering luput dari pengawasan orang tua karena polanya yang sangat halus. Psikiater Lahargo...

Berita Terbaru

Yayasan Siger Language Center (SLC) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama seluruh siswa, karyawan, dan sensei di Aula SLC, Jumat (16/1/2026).
Advertorial

Yayasan Siger Language Center Peringati Isra Mi’raj, Tanamkan Nilai Spiritual bagi Siswa dan Karyawan

byAdi Sunaryo
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Yayasan Siger Language Center (SLC) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama seluruh siswa, karyawan,...

Read moreDetails
Motorola G86 Power

Ini Daftar HP Murah Terbaik 2026 dengan Performa Kencang dan Kamera Tajam

19/01/2026
Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Hotel Legal Terdesak, Akomodasi Ilegal Buat Pengusaha Bingung

19/01/2026
Pencari kerja membawa dokumen lamaran pekerjaan mengantre untuk mengikuti job fair Solo Career Expo di Balai Kota, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025). ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

PHK 2025 Tembus 88 Ribu Orang, ini 5 Provinsi dengan Korban Terbanyak di Indonesia

19/01/2026
Realme C85 5G

Harga dan Spesifikasi Realme C85 5G Menggebrak Awal 2026

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.