Hajimena (lampost.co) — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, suasana Sambut Ramadan semakin terasa di Masjid Ulul Albaab, Perumahan Bataranila, Desa Hajimena, Lampung Selatan. Masjid tersebut menggelar Bazar UMKM dan Pasar Murah Bataranila, Sabtu (14/2/2026). Selain itu, kegiatan bakti sosial (baksos) tahunan ini menghadirkan pasar sembako murah, bazar kuliner, hingga aksi donor darah. Kegiatan tersebut melibatkan 32 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua pelaksana kegiatan, Irsan, mengatakan agenda tersebut rutin dilaksanakan setiap menjelang Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Kegiatan bermula dari inisiatif ibu-ibu lingkungan setempat yang secara konsisten menggelar bakti sosial tahunan.
“Kegiatan ini berawal dari gerakan ibu-ibu yang ingin membantu warga menjelang Ramadan. Tahun ini kami berkolaborasi dengan Disperindag Provinsi Lampung untuk menghadirkan sembako murah,” ujar Irsan.
Ia menjelaskan, pasar murah tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Selain itu, harga lebih terjangkau di tengah kenaikan permintaan bahan pangan menjelang Ramadan.
“Masyarakat sangat terbantu karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Ini bentuk kepedulian kami agar warga lebih siap menyambut Ramadan,” katanya.
Menurut dia, kegiatan sosial ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun dan menjadi agenda tetap lingkungan Bataranila.
“Insya Allah akan kami gelar secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sembako Lebih Murah dari Harga Pasar
Pasar murah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras premium, beras SPHP, minyak goreng, telur, tepung terigu, dan gula pasir. Warga tampak memadati stan penjualan sejak pagi untuk mendapatkan sembako dengan harga subsidi.
Kepala Bidang Humas dan Publikasi kegiatan, Editan, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok. Namun juga memperkuat kebersamaan sosial menjelang bulan suci.
“Rangkaian kegiatan dimulai dari salat subuh berjamaah, pasar sembako murah, bazar kuliner UMKM, hingga donor darah. Semua dirancang agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan satu liter minyak goreng dan 10 butir telur gratis kepada 10 pendonor darah pertama.
Dorong Ekonomi Lokal Lewat 32 UMKM
Selain pasar murah, bazar ini juga menghadirkan stan kuliner dan produk UMKM yang menjadi daya tarik tersendiri. Tercatat sebanyak 32 UMKM ambil bagian, termasuk tujuh pelaku usaha dari warga Perumahan Bataranila.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga ekonomi. Pelaku UMKM mendapatkan ruang promosi dan penjualan, sementara warga bisa menikmati berbagai produk lokal,” jelas Editan.
Bazar UMKM tersebut menghadirkan beragam kuliner dan produk olahan rumahan, yang ramai dikunjungi warga setelah berbelanja kebutuhan pokok.
Kolaborasi dengan Disperindag
Kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung menjadi faktor penting dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas dampak kegiatan sosial serupa di wilayah lain. Kegiatan itu khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Ramadan.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Ulul Albaab itu berlangsung lancar dan disambut antusias warga. Selain mendapatkan sembako murah, masyarakat juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi. Hal itu dapat mempererat kebersamaan menjelang bulan penuh berkah.








