Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini pasang maksimum yang menyebabkan banjir rob. Banjir pada daerah Pesisir Lampung tersebut berpotensi terjadi pada 21-22 Desember 2025.
Hal tersebut tersampaikan oleh Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Panjang Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Mengutip https://lampung.bmkg.go.id/ pada 21-22 Desember 2025 masyarakat wilayah Pesisir Lampung perlu menjadi perhatian yang biasa terdampak banjir rob.
“Fenomena ini terpicu oleh fase bulan baru yang terjadi pada 20 Desember 2025. Ini yang berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut hingga mencapai kondisi maksimum pada hari-hari berikutnya,” himbau Prakirawan BMKG.
Kemudian BMKG memprakirakan puncak pasang maksimum akan terjadi pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Sehingga masyarakat wilayah pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam tersebut.
Sementara itu, wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Pesisir Bandar Lampung. Kemudian Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Lampung Timur dan Pesisir Lampung Barat.
Selanjutnya BMKG menjelaskan bahwa kondisi pasang maksimum ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Khususnya sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir. Kemudian aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain bongkar muat pelabuhan, kegiatan permukiman pesisir, serta aktivitas perikanan darat.
Kemudian masyarakat yang tinggal dan beraktivitas pada wilayah pesisir perlu tetap waspada, memantau informasi cuaca dan kelautan terbaru dari BMKG. Serta mengambil langkah antisipatif guna mengurangi risiko kerugian akibat genangan air laut.
Selanjutnya BMKG juga mengajak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk bersiaga dan melakukan langkah mitigasi. Ini guna menjaga keselamatan masyarakat selama periode pasang maksimum ini.








