• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 12/01/2026 23:44
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Ini Bukti Orang Indonesia Suka Utang

EffranbyEffran
03/10/24 - 09:04
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto: MI/ Ramdani

Jakarta (Lampost.co) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan jumlah utang melalui pinjaman online (pinjol) atau peer-to-peer lending (P2P lending) di Indonesia. Pada Agustus 2024, total pinjaman mencapai Rp72,03 triliun, naik dari Rp69,39 triliun pada bulan sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, mengatakan pertumbuhan pembiayaan fintech lending terus mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun (yoy).

Pertumbuhan pembiayaan tercatat 35,62 persen yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yaitu 23,97 persen yoy. “Pada industri fintech P2P lending, outstanding pembiayaan di Agustus 2024 terus meningkat menjadi 35,62 persen yoy. Nominalnya mencapai Rp72,03 triliun,” kata Agusman.

Sementara itu, rasio kredit macet (Non-Performing Loan/NPL) pinjol pada Agustus 2024 dinilai terjaga pada level 2,38 persen. Angka itu menunjukkan sedikit perbaikan dari pada Juli 2024 dengan rasio kredit macet tercatat 2,58 persen. “Kredit macet terjaga di posisi 2,38 persen, turun dari 2,58 persen pada Juli lalu,” ujar dia.

Pinjol Legal

Maraknya pinjaman online (pinjol) di Indonesia membuat masyarakat harus lebih bijak dalam memilih platform yang aman dan legal.

Saat ini, banyak muncul pinjaman online ilegal di Indonesia yang kerap menjerat peminjam dalam utang dengan bunga tinggi yang sulit dilunasi. Untuk itu, OJK terus memperbarui daftar pinjol legal yang memiliki izin resmi.

Per Oktober 2024, OJK mencatat ada 98 pinjaman online legal yang terdaftar. Memilih layanan dari perusahaan yang terdaftar di OJK menjadi aspek sangat penting agar terhindar dari risiko penipuan, beban utang yang tidak wajar, serta praktik penagihan yang tidak sesuai aturan.

Dengan menggunakan layanan dari pinjol legal, masyarakat mendapatkan jaminan lebih aman. Sebab, perusahaan-perusahaan itu beroperasi sesuai regulasi yang OJK tetapkan.

Perusahaan yang terdaftar itu wajib mengikuti ketentuan dalam memberikan layanan pembiayaan. Mulai dari pengaturan bunga, tata cara penagihan, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.

Perusahaan pinjaman online legal juga memiliki profil risiko yang lebih terjaga, memberikan keamanan lebih bagi peminjam, serta transparansi dalam prosedur pembayaran.

Hal itu berbeda dengan pinjol ilegal yang kerap memberikan suku bunga yang tidak jelas. Kemudian proses penagihan yang menyalahi aturan, seperti intimidasi dan ancaman.

OJK secara berkala memperbarui daftar pinjaman online legal yang dapat masyarakat akses melalui situs resmi atau aplikasi fintech yang legal. Untuk itu, pihaknya memastikan layanan pinjaman yang warga gunakan terdaftar di OJK menjadi langkah pertama yang penting sebelum mengajukan pinjaman.

Untuk itu, mengetahui status legalitas platform pinjol dapat melindungi diri dari jebakan pinjol ilegal. Sebab, justru berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi finansial maupun emosional.

Meningkatnya penggunaan pinjol di Indonesia memerlukan kewaspadaan ekstra bagi masyarakat. Pastikan untuk selalu memeriksa status legalitas perusahaan pinjol sebelum menggunakan layanan.

Hal itu dengan menggunakan layanan pinjol legal yang terdaftar di OJK. Sehingga, bisa lebih tenang dan terlindungi dari risiko yang tidak diinginkan.

Tags: fintech lendingkredit macet pinjolOJK pinjaman onlinepinjaman onlinepinjol Indonesiautang masyarakat Indonesiautang pinjol
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pengusaha Optimistis Ekonomi Lampung 2026 Tumbuh Positif

Pengusaha Optimistis Ekonomi Lampung 2026 Tumbuh Positif

byAtikaand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Asosiasi pengusaha Lampung optimistis pertumbuhan ekonomi daerah pada 2026 akan bergerak positif. Poin penting : 1....

Inflasi Lampung Terendah Kedua Nasional pada Desember 2025

Inflasi Lampung Terendah Kedua Nasional pada Desember 2025

byAtikaand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan sebesar 1,25 persen (year on year/yoy) pada Desember 2025. Capaian tersebut menempatkan...

KPw BI Lampung Nilai Inflasi pada 2026 Tetap Terkendali

KPw BI Lampung Nilai Inflasi pada 2026 Tetap Terkendali

byAtikaand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung memproyeksikan nilai inflasi daerah pada 2026 tetap berada dalam...

Berita Terbaru

Disdikbud Lampung Pastikan Sekolah Rakyat Diisi oleh Anak Keluarga Tak Mampu
Pendidikan

Disdikbud Lampung Pastikan Sekolah Rakyat Diisi oleh Anak Keluarga Tak Mampu

byWandi Barboyand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung merupakan...

Read moreDetails
Pembangunan Tiga Sekolah Rakyat di Lampung Telan APBN Rp670 M

Pembangunan Tiga Sekolah Rakyat di Lampung Telan APBN Rp670 M

12/01/2026
Tiga Gedung Sekolah Rakyat di Lampung Mulai Dibangun

Tiga Gedung Sekolah Rakyat di Lampung Mulai Dibangun

12/01/2026
Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

12/01/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-13JAN

Barcelona Juarai Piala Super Spanyol Usai Tekuk Real Madrid 3-2

12/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.