• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 04/02/2026 01:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Investasi Apple Terhambat, iPhone 16 Tertunda Masuk Indonesia: ini Penyebabnya

Langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor.

EffranbyEffran
01/01/25 - 17:29
in Ekonomi dan Bisnis
A A
harga iphone

Ilustrasi. (Foto: Dok. ANTARA)

Jakarta (Lampost.co) — Apple hingga kini belum memberikan kepastian terkait investasi di Indonesia sebagai langkah itu menjadi kunci utama agar iPhone 16 bisa masuk dan terjual secara resmi di pasar Indonesia.

Pengamat hukum bisnis, Rio Christiawan, menjelaskan kekhawatiran terhadap kendala birokrasi menjadi alasan utama Apple ragu untuk berinvestasi.

Ia menilai langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor. “Masalah seperti birokrasi, perizinan, dan pembebasan lahan bisa menjadi alasan investor, termasuk Apple, untuk mundur,” kata Rio.

Ia juga menyoroti masalah ease of doing business (EoDB) yang belum menunjukkan perbaikan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo sempat menargetkan untuk menembus 50 besar dunia masih jauh dari kenyataan meski sempat naik ke peringkat 73. Bahkan, Indonesia tertinggal dari negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

“Ranking EoDB Indonesia stagnan di posisi 73. Ini jadi bukti masalah birokrasi dan regulasi masih menjadi tantangan besar, meski pemerintah berupaya melakukan reformasi,” ujar dia.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menyebut langkah pseudo-proteksionisme yang pemerintah terapkan justru menghambat masuknya investasi. Kebijakan itu memproteksi barang impor dengan harapan perusahaan akan berinvestasi langsung di Indonesia.

“Namun, pendekatan pseudo-proteksionisme itu malah menakutkan bagi investor. Mereka merasa regulasi yang terus berubah memberikan ketidakpastian hukum,” kata Bhima.

Ia mencontohkan seringnya perubahan aturan impor, termasuk Permendag 8/2024 sebagai salah satu bukti ketidakpastian yang pelaku usaha hadapi.

Pertimbangan Lain Investasi Apple

Apple juga mempertimbangkan ketersediaan kawasan industri dengan energi baru terbarukan (EBT). Hal itu untuk mendukung proses produksi rendah karbon. Sayangnya, fasilitas itu juga belum tersedia di Indonesia.

“Ketersediaan energi terbarukan di kawasan industri menjadi syarat utama bagi Apple. Sebab, komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar dia.

Selain itu, keterampilan tenaga kerja Indonesia juga menjadi tantangan. Sebab, tenaga kerja lokal masih kurang terampil daripada Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Infrastruktur pendukung di kawasan industri, seperti logistik dan transportasi, juga belum memadai.

“Kalau mau bikin pabrik, tentu harus ada tenaga kerja terampil yang memadai. Belum lagi masalah infrastruktur dan tingginya biaya logistik yang perlu diperbaiki,” kata dia.

Tags: Apple investasi IndonesiaiPhone 16 Indonesiakendala birokrasiregulasi investasi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan

byRicky Marly
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga bahan pokok di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan,...

Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung Turun 1,52 Persen

Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung Turun 1,52 Persen

byRicky Marlyand1 others
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyampaikan update perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung periode Januari...

Amerika Serikat, Pakistan, dan Tiongkok Tujuan Ekspor Lampung

Amerika Serikat, Pakistan, dan Tiongkok Tujuan Ekspor Lampung

byRicky Marlyand1 others
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyampaikan update perkembangan ekspor dan impor Provinsi Lampung. Amerika Serikat,...

Berita Terbaru

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan
Ekonomi dan Bisnis

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan

byRicky Marly
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga bahan pokok di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan,...

Read moreDetails
Tiga Tim Verifikasi Perkuat Kesiapan Porprov X 2026

Tiga Tim Verifikasi Perkuat Kesiapan Porprov X 2026

03/02/2026
Porprov X 2026 Modal Lampung Jadi Tuan Rumah PON

Porprov X 2026 Modal Lampung Jadi Tuan Rumah PON

03/02/2026
KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026

KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026

03/02/2026
Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung

Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung

03/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.