• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/03/2026 10:42
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Investasi Apple Terhambat, iPhone 16 Tertunda Masuk Indonesia: ini Penyebabnya

Langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor.

EffranbyEffran
01/01/25 - 17:29
in Ekonomi dan Bisnis
A A
harga iphone

Ilustrasi. (Foto: Dok. ANTARA)

Jakarta (Lampost.co) — Apple hingga kini belum memberikan kepastian terkait investasi di Indonesia sebagai langkah itu menjadi kunci utama agar iPhone 16 bisa masuk dan terjual secara resmi di pasar Indonesia.

Pengamat hukum bisnis, Rio Christiawan, menjelaskan kekhawatiran terhadap kendala birokrasi menjadi alasan utama Apple ragu untuk berinvestasi.

Ia menilai langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor. “Masalah seperti birokrasi, perizinan, dan pembebasan lahan bisa menjadi alasan investor, termasuk Apple, untuk mundur,” kata Rio.

Ia juga menyoroti masalah ease of doing business (EoDB) yang belum menunjukkan perbaikan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo sempat menargetkan untuk menembus 50 besar dunia masih jauh dari kenyataan meski sempat naik ke peringkat 73. Bahkan, Indonesia tertinggal dari negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

“Ranking EoDB Indonesia stagnan di posisi 73. Ini jadi bukti masalah birokrasi dan regulasi masih menjadi tantangan besar, meski pemerintah berupaya melakukan reformasi,” ujar dia.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menyebut langkah pseudo-proteksionisme yang pemerintah terapkan justru menghambat masuknya investasi. Kebijakan itu memproteksi barang impor dengan harapan perusahaan akan berinvestasi langsung di Indonesia.

“Namun, pendekatan pseudo-proteksionisme itu malah menakutkan bagi investor. Mereka merasa regulasi yang terus berubah memberikan ketidakpastian hukum,” kata Bhima.

Ia mencontohkan seringnya perubahan aturan impor, termasuk Permendag 8/2024 sebagai salah satu bukti ketidakpastian yang pelaku usaha hadapi.

Pertimbangan Lain Investasi Apple

Apple juga mempertimbangkan ketersediaan kawasan industri dengan energi baru terbarukan (EBT). Hal itu untuk mendukung proses produksi rendah karbon. Sayangnya, fasilitas itu juga belum tersedia di Indonesia.

“Ketersediaan energi terbarukan di kawasan industri menjadi syarat utama bagi Apple. Sebab, komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar dia.

Selain itu, keterampilan tenaga kerja Indonesia juga menjadi tantangan. Sebab, tenaga kerja lokal masih kurang terampil daripada Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Infrastruktur pendukung di kawasan industri, seperti logistik dan transportasi, juga belum memadai.

“Kalau mau bikin pabrik, tentu harus ada tenaga kerja terampil yang memadai. Belum lagi masalah infrastruktur dan tingginya biaya logistik yang perlu diperbaiki,” kata dia.

Tags: Apple investasi IndonesiaiPhone 16 Indonesiakendala birokrasiregulasi investasi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Situasi pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan padat kendaraan. // Dok ASDP Lampung

ASDP Terapkan Tarif Tunggal Merak–Bakauheni Selama Angkutan Lebaran

byNurand1 others
28/02/2026

Kalianda (Lampost.co)---- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan pemberlakuan kebijakan tarif tunggal (single tarif) yang menyamakan harga layanan eksekutif dengan...

Investasi emas. Dok/PT Antam

Dolar AS Menguat dan Isu Tarif Guncang Harga Emas

byEffran
28/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dunia mendadak melemah setelah mencatat reli empat hari beruntun seiring tekanan jual dolar Amerika Serikat...

Investasi emas. Dok/PT Antam

Tarif AS dan Gejolak Timur Tengah Jadi Ancaman Serius Harga Emas

byEffran
28/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dunia akhirnya terkoreksi setelah mencatat reli empat hari berturut-turut. Aksi ambil untung mendominasi perdagangan Selasa...

Berita Terbaru

HP Victus 15-FA2716TX Maret 2026
Teknologi

Review HP Victus 15-FA2716TX: Spesifikasi dan Harga Terbaru 2026

byDenny ZY
01/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki kuartal pertama tahun 2026, pasar laptop gaming di Indonesia semakin kompetitif. Meski banyak model flagship...

Read moreDetails
Satoshi Mori meninggal dunia

Dunia Anime Berduka, Sutradara Satoshi Mori Pendiri Gift-o-Animation Meninggal Dunia

01/03/2026
grafis Resident Evil Requiem

Perbandingan Grafis Resident Evil Requiem PS5 Pro vs PC vs Switch 2

01/03/2026
game open world mencekam 2026

7 Game Open World dengan Atmosfer Paling Mencekam untuk Dimainkan di Akhir Pekan Ini

01/03/2026
layar anti-intip 2026

Tren Layar Anti-Intip 2026: Brand Tiongkok Siap Tantang Samsung S26 Ultra

01/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.