• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 15:37
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Investasi Apple Terhambat, iPhone 16 Tertunda Masuk Indonesia: ini Penyebabnya

Langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor.

EffranbyEffran
01/01/25 - 17:29
in Ekonomi dan Bisnis
A A
harga iphone

Ilustrasi. (Foto: Dok. ANTARA)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Apple hingga kini belum memberikan kepastian terkait investasi di Indonesia sebagai langkah itu menjadi kunci utama agar iPhone 16 bisa masuk dan terjual secara resmi di pasar Indonesia.

Pengamat hukum bisnis, Rio Christiawan, menjelaskan kekhawatiran terhadap kendala birokrasi menjadi alasan utama Apple ragu untuk berinvestasi.

Ia menilai langkah pemerintah Indonesia yang mendorong Apple mendirikan pabrik di dalam negeri sudah tepat. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih terhambat berbagai faktor. “Masalah seperti birokrasi, perizinan, dan pembebasan lahan bisa menjadi alasan investor, termasuk Apple, untuk mundur,” kata Rio.

Ia juga menyoroti masalah ease of doing business (EoDB) yang belum menunjukkan perbaikan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo sempat menargetkan untuk menembus 50 besar dunia masih jauh dari kenyataan meski sempat naik ke peringkat 73. Bahkan, Indonesia tertinggal dari negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

“Ranking EoDB Indonesia stagnan di posisi 73. Ini jadi bukti masalah birokrasi dan regulasi masih menjadi tantangan besar, meski pemerintah berupaya melakukan reformasi,” ujar dia.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menyebut langkah pseudo-proteksionisme yang pemerintah terapkan justru menghambat masuknya investasi. Kebijakan itu memproteksi barang impor dengan harapan perusahaan akan berinvestasi langsung di Indonesia.

“Namun, pendekatan pseudo-proteksionisme itu malah menakutkan bagi investor. Mereka merasa regulasi yang terus berubah memberikan ketidakpastian hukum,” kata Bhima.

Ia mencontohkan seringnya perubahan aturan impor, termasuk Permendag 8/2024 sebagai salah satu bukti ketidakpastian yang pelaku usaha hadapi.

Pertimbangan Lain Investasi Apple

Apple juga mempertimbangkan ketersediaan kawasan industri dengan energi baru terbarukan (EBT). Hal itu untuk mendukung proses produksi rendah karbon. Sayangnya, fasilitas itu juga belum tersedia di Indonesia.

“Ketersediaan energi terbarukan di kawasan industri menjadi syarat utama bagi Apple. Sebab, komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar dia.

Selain itu, keterampilan tenaga kerja Indonesia juga menjadi tantangan. Sebab, tenaga kerja lokal masih kurang terampil daripada Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Infrastruktur pendukung di kawasan industri, seperti logistik dan transportasi, juga belum memadai.

“Kalau mau bikin pabrik, tentu harus ada tenaga kerja terampil yang memadai. Belum lagi masalah infrastruktur dan tingginya biaya logistik yang perlu diperbaiki,” kata dia.

Tags: Apple investasi IndonesiaiPhone 16 Indonesiakendala birokrasiregulasi investasi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gudang Lelang

Pedagang Ikan di Gudang Lelang Keluhkan Omzet Menurun Pekan Ini

byDelima Napitupulu
26/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kondisi perdagangan di Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, terpantau belum menunjukkan gairah yang signifikan hingga Kamis, 26 Maret...

Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Harga Emas Anjlok di Bawah US$5.000, ini Penyebabnya

byEffran
24/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- HARGA emas dunia kembali tertekan dan menyentuh titik terendah dalam sebulan terakhir. Tekanan muncul setelah bank sentral...

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

byWandi Barboy
22/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatasi pengajuan anggaran baru oleh kementerian dan lembaga untuk menjaga kesehatan Anggaran...

Berita Terbaru

Gudang Lelang
Bandar Lampung

Pedagang Ikan di Gudang Lelang Keluhkan Omzet Menurun Pekan Ini

byDelima Napitupulu
26/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kondisi perdagangan di Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, terpantau belum menunjukkan gairah yang signifikan hingga Kamis, 26 Maret...

Read moreDetails
polda

Polda Prediksi Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini

26/03/2026
Penerapan Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga butuh dukungan dan kolaborasi pusat, daerah, serta masyarakat.

Dukung Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga

26/03/2026
Galaxy A57 5G

Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Meluncur: Bawa Fitur AI Pro ke Kelas Menengah

26/03/2026
PS3 superkomputer

Mengenal Condor Cluster: Ketika 1.760 PlayStation 3 Menjadi Superkomputer Militer AS

26/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.