• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 04/03/2026 05:51
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Ketegangan di Timur Tengah Bakal Tekan Kurs Rupiah Pekan ini

EffranMedia IndonesiabyEffranandMedia Indonesia
15/04/24 - 14:52
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Uang THR

Uang THR. Ilustrasi/Dok Medcom

Jakarta (Lampost.co) — Ketegangan di Timur Tengah diprediksi bakal menekan nilai tukar rupiah atau kurs rupiah pada pekan ini. Kurs rupiah itu bakal melemah pada kisaran Rp16.000 per Dolar Amerika Serikat (AS) hingga Rp16.200 per Dolar AS.

Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong, menjelaskan pelemahan rupiah terhadap Dolar AS dalam sepekan menyusul data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan. Selain itu, adanya penyerangan Iran terhadap Israel juga makin menguatkan Dolar AS sebagai safe haven.

“Tidak heran apabila rupiah dibuka melemah tajam pada Senin, 15 April 2024 ini. Sebab, Dolar AS sangat kuat sepekan terakhir,” ujar Lukman kepada Media Indonesia, Minggu, 14 April 2024.

Dia melihat hampir tidak ada sentimen positif yang dapat mendukung kurs rupiah. Data-data ekonomi dari Tiongkok yang lebih lemah seperti inflasi dan perdagangan juga ikut menekan kurs mata uang dalam negeri.

“Bank Indonesia mungkin akan melakukan intervensi walau rupiah masih akan susah bangkit dari tekanan yang besar ini,” ujar dia.

BACA JUGA: AS Sebut Iran Sudah Memulai Serangan Udara ke Israel

Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, mengatakan pelemahan kurs rupiah terhadap Dolar AS akibat mekanisme transaksi di pasar luar negeri. Salah satunya di pasar non deliverable forward (NDF) Singapura.

“Rupiah terlihat melemah karena posisi Dolar AS yang tengah menguat secara global maupun regional Asia. Hal itu tercermin dari posisi variabel indeks Dollar DXY yang posisinya terus menanjak,” kata Myrdal.

Penguatan indeks Dollar DXY itu sebagai gambaran dari perpindahan arus dana di pasar keuangan internasional yang mengarah pada pergerakan pelaku pasar global. Mulai dari pasar saham hingga obligasi yang memindahkan aset investasinya ke pasar AS, terutama pasar obligasi AS.

Sebab, pasar obligasi AS akan lebih menarik saat yield dari surat utangnya terus meningkat. Kemudian terlihat pula meningkat saat ekspektasi penurunan bunga the Fed semakin tidak pasti.

Dampak di Pasar Keuangan Lainnya

Dia memprediksi pasar keuangan domestik baru buka pada Selasa, 16 April 2024. Secara fundamental, tren permintaan Dolar AS di dalam negeri meningkat untuk impor bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pangan. Kedua komoditas itu permintaannya meningkat karena faktor musiman lebaran.

“Realitanya harga komoditas global untuk energi dan pangan saat ini tengah menanjak. Wajar kalau posisi surplus neraca dagang Indonesia pada Februari 2024 anjlok ke level di bawah US$1 miliar,” ujar dia.

Untuk itu, Bank Indonesia berpotensi melakukan intervensi untuk menahan volatilitas drastis dari kurs rupiah. BI akan kembali mengandalkan cadangan devisanya di pasar spot Rupiah.

Lalu lewat instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) atau transaksi derivatif valuta asing terhadap Rupiah, maupun pasar sekunder obligasi domestik. “Pelemahan rupiah akan ditahan agar tidak sampai ke level psikologis di atas Rp16.000,” kata dia.

Sementara itu, meningkatnya ketidakpastian geopolitik menjelang akhir pekan berkontribusi terhadap aksi jual di berbagai pasar keuangan. Hal itu akibat kekhawatiran mengenai serangan yang akan segera terjadi dari Iran ke Israel

Dampaknya harga minyak melonjak lebih dari 2% pada puncak sesi sebelum sedikit mereda pada Jumat. Emas juga mendapatkan keuntungan dari statusnya sebagai investasi safe-haven, menembus level US$2,400 per ounce.

Pasar ekuitas juga mengambil kalibrasi ulang ekspektasi penurunan suku bunga seiring data yang menunjukkan perekonomian AS dalam kondisi sehat. Hal itu meningkatkan harapan perusahaan untuk melaporkan pendapatan yang kuat.

Tags: Kurs rupiahnilai tukar mata uang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, di ruang kerja Kajati, Selasa (3/3).

Kejati Lampung Dukung DJP Tindak Pelanggar Pajak

byDelima Napitupulu
03/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Joyo beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo...

Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

byWandi Barboyand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co):  Peningkatan ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah mengubah sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Sejumlah maskapai...

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani memaparkan proyeksi kondisi cuaca serta langkah mitigasi bencana menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M dalam Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri di Auditorium Mutiara, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). Dok BMKG

Waspada Cuaca Buruk di Periode Mudik Lebaran 2026

byTriyadi Isworo
03/03/2026

Jakarta (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan proyeksi kondisi cuaca serta langkah mitigasi bencana menjelang Hari Raya...

Berita Terbaru

Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, di ruang kerja Kajati, Selasa (3/3).
Ekonomi dan Bisnis

Kejati Lampung Dukung DJP Tindak Pelanggar Pajak

byDelima Napitupulu
03/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Joyo beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo...

Read moreDetails
logo BRI Super League

Comeback Gemilang Persita Tangerang di Kandang PSM Makassar

03/03/2026
Berburu Takjil, Jalan Bumi Manti Kampung Baru Padat Merayap

Berburu Takjil, Jalan Bumi Manti Kampung Baru Padat Merayap

03/03/2026
persebaya vs persib

Drama VAR dan Gol Rivera Selamatkan Bajul Ijo

03/03/2026
Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.