• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 13:41
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Defisit 3 Persen Harga Mati, Kemenkeu Bidik Rasio Utang Stabil 40%

Delima NapitupuluAntaranewsbyDelima NapitupuluandAntaranews
11/02/26 - 12:06
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi

Ilustrasi (MI)

Jakarta (lampost.co)–Kementerian Keuangan komit menjaga disiplin fiskal di tengah kondisi ekonomi global. Wamenkeu, Juda Agung, memastikan pemerintah akan mempertahankan rasio utang Indonesia di kisaran 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah ambang batas legal 60 persen yang diatur Undang-Undang.

Hingga tutup tahun 2025, posisi utang Indonesia berada di level 40,08 persen terhadap PDB atau setara Rp9.549,46 triliun. Meski secara angka terlihat besar, Juda menilai posisi tersebut masih dalam kategori sangat aman untuk menopang transformasi ekonomi.

“Meskipun batas di undang-undang itu 60 persen, komitmen kita adalah menjaganya di sekitar 40 persen. Saat ini kondisinya masih sangat aman,” tegas Juda Agung di sela acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap laporan lembaga pemeringkat global, Moody’s, yang baru-baru ini menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun tetap mempertahankan peringkat pada level Baa2. Juda menyatakan hasil penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi (lesson learned) bagi pemerintah dalam memperbaiki komunikasi publik dan tata kelola kebijakan.

Pihak kementerian kini tengah bersiap menghadapi penilaian dari lembaga pemeringkat lainnya yang dijadwalkan rilis pada 23 Februari 2026. “Masukan dari Moody’s terkait prediktabilitas kebijakan dan koordinasi antarkementerian akan kami perbaiki. Ini adalah bagian dari manajemen risiko yang terus kami tingkatkan,” imbuhnya.

Defisit 3 Persen

Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga kepercayaan pasar dengan menahan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah batas 3 persen terhadap PDB. Hal ini ditegaskan sebagai langkah krusial untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan.

“Defisit di bawah 3 persen itu harga mati,” ujar Juda Agung.

Sebagai catatan, pada akhir 2025, defisit APBN Indonesia tercatat melebar ke angka 2,92 persen terhadap PDB atau senilai Rp695,1 triliun, mendekati batas maksimal namun masih sesuai koridor hukum. Untuk tahun 2026, UU APBN mematok target defisit fiskal yang lebih moderat di level 2,68 persen.

Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan pendapatan guna mendukung belanja prioritas tanpa mengganggu stabilitas makroekonomi. Sementara itu, lembaga pemeringkat S&P Global hingga saat ini masih mempertahankan outlook stabil untuk Indonesia. Itu mencerminkan kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan transisi kebijakan.

Tags: defisit APBNJuda AgungkemenkeuMoody'sRasio Utang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

byDelima Napitupulu
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Menjelang siklus peningkatan konsumsi pada periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung...

IHSG. Dok/Antara

OJK Yakin IHSG Segera Pulih, ini Alasannya

byEffran
11/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat dalam waktu dekat. OJK...

Harga Emas Antam 11 Februari Turun Tipis

byEffran
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melemah untuk perdagangan pada Rabu, 11 Februari 2026....

Berita Terbaru

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan
Lampung

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

byRicky Marlyand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung Semester II Tahun 2025 perlu...

Read moreDetails
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Warga Lapas Jadi Sasaran Siar Bulan Ramadan Kemenag Lampung 

11/02/2026
Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

11/02/2026
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

11/02/2026
Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.