• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 14/02/2026 08:26
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Kurang Air dan Cuaca Ekstrem Sebabkan Kualitas Gabah Rendah dan Gagal Panen

Adi SunaryoRaeza Handanny AgustirabyAdi SunaryoandRaeza Handanny Agustira
21/04/24 - 14:15
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung, Lampung Tengah
A A
Hasil panen gabah petani Kampung Qurnia Mataram. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira

Hasil panen gabah petani Kampung Qurnia Mataram. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira

Gunungsugih (Lampost.co): Petani Kampung Qurnia Mataram, Kecamatan Seputihmataram, Kabupaten Lampung Tengah mengalami gagal panen, akibat kekurangan air pada musim tanam rendeng periode ini. Sementara petani yang dapat memanen gabah hasil tanam tahun ini kualitasnya juga rendah.

Iwan, petani setempat mengatakan di saat petani setempat kekurangan air, di rasa tidak ada upaya yang pemerintah setempat lakukan.

“Penyuluh pertanian lapangan setempat pun tidak ada yang menunjukan batang hidungnya saat petani kebingungan dan kekurangan air,” katanya, Minggu, 21 April 2024.

“Nangis petani, gagal panen. Punya saya, dari setengah hektare cuma dapat 16 karung. Biasanya panen kami sampai 40 karung. Warna padinya juga kehitam-hitaman. Tidak cuma saya. Masih ada petani lainnya yang lebih parah dari ini,” kata Iwan.

Ia menerangkan penyebab gagal panen itu, selain karena kurang air, juga akibat terjadinya cuaca ekstrem. Setelah para petani malakukan tanam padi. Pihaknya juga tidak mempersoalkan terkait kurangnya ketersediaan pupuk subsidi.

Saluran Irigasi Tidak Terurus

“Soal pupuk kami bisa tanpa subsidi kok. Yang jadi masalah kan ketersediaan air. Aliran kami ini, dari KTM II Kampung Ono Harjo sama sekali tidak ada air yang mengalir ke lahan kami. Air cuma sampai Kampung Fajar Mataram. Boro-boro airnya petugas urus biar sampai di lahan kami, salurannya saja tidak terurus,” jelasnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan ia nilai tidak pernah turun ke lapangan. Tidak pernah mengecek secara detail kendala yang petani setempat hadapi. Serta tidak pernah memberi imbauan kepada petani terkait hal-hal yang menjadi kebutuhan petani.

“Mana pernah PPL turun ke lahan kami. Padi yang kami tanam mau jebul (mulai berbunga) kemarin itu, terus cuaca panas tidak ada air. Ke mana mereka, hampir setengah bulan kondisi itu. Boro-boro ngasih imbauan, saluran air yang menuju sawah kami saja tidak terurus,” kata dia.

Menurutnya, ketidakhadiran PPL di tengah petani yang gagal panen itu terbukti dengan kegiatan tanam para petani setempat yang tidak serentak. Lalu, kondisi saluran irigasi yang tidak terurus serta petani yang masih kekurangan air.

“Kalau mereka (PPL) itu turun ke lapangan, tanam padi kami pasti bersamaan,” ujarnya.

Sementara, Masur yang juga petani Kampung Qurnia Mataram, juga menerangkan bahwa penyuluh pertanian lapangan tidak pernah menyambangi petani setempat. Akibatnya, petani selalu kekurangan air dan tidak ada solusi. Petani tidak memiliki tempat mengadu, terkait persoalan yang meraka hadapi.

“Sudah bertahun-tahun PPL tidak ada. Air itu, kalau tidak ada muntahan dari Merapi, tidak akan pernah sampai di lahan kami,” ujarnya.

Gagal panen petani setempat berdampak pada buruh giling padi keliling. Pasalnya, pemasukannya turun derastis, ketimbang musim sebelumnya. “Sepi, sehari dapet satu saja sudah bersyukur. Selain sudah banyak giling, petani juga lagi banyak yang gagal panen juga,” kata Baron, selaku buruh giling keliling.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News.

Tags: Berita Lampung TengahEkonomi dan Bisnisgagal panenIRIGASI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Sabtu, 14 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Minggu, 14 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Gempa 1.9 Magnitudo di Wilayah Selat Sunda

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Guncangan gempa 1.9 magnitudo terjadi pada...

Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto saat memberi arahan ketika Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Dukung Penuh Penegakan Ketertiban dan Hukum di Lampung

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh penegakan ketertiban dan penegakan hukum di Bumi Ruwai Jurai. Hal tersebut...

Berita Terbaru

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Sabtu, 14 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Minggu, 14 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Gempa 1.9 Magnitudo di Wilayah Selat Sunda

14/02/2026
Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto saat memberi arahan ketika Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Dukung Penuh Penegakan Ketertiban dan Hukum di Lampung

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Pemprov Lampung – Kodam XXI/Radin Inten Bersinergi Ciptakan Stabilitas Keamanan

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

14/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.