Bandar Lampung (lampost.co)–Masyarakat Lampung memanfaatkan momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 untuk berkumpul dan berekreasi. Sejumlah destinasi wisata unggulan di Bumi Ruwa Jurai terpantau padat oleh ribuan pengunjung yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta sejak hari pertama libur.
Kawasan Teluk Lampung, termasuk Pantai Mutun dan Pantai Sari Ringgung, menjadi magnet utama wisatawan. Tidak hanya wisata bahari, objek wisata alam di area pegunungan serta taman rekreasi keluarga juga mencatatkan lonjakan kunjungan yang cukup signifikan dibandingkan akhir pekan biasa.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Ardiansyah, mengonfirmasi bahwa tren positif ini memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi daerah.
“Libur panjang Imlek tahun ini meningkatkan kunjungan wisatawan lokal secara signifikan. Rata-rata destinasi mengalami kenaikan pengunjung yang menjadi angin segar bagi para pelaku usaha pariwisata,” ungkap Ardiansyah, Senin, 16 Februari 2026.
Tradisi Keluarga
Fenomena menarik terlihat pada libur Imlek kali ini. Banyak keluarga memilih melanjutkan tradisi makan bersama di rumah dengan berwisata ke luar kota. Salah satu pengunjung di Pantai Mutun, Lina (38), mengaku sengaja membawa rombongan keluarga besar untuk menikmati suasana laut.
“Tahun ini kami sekalian liburan bersama anak-anak. Momen libur panjang seperti ini jarang terjadi karena semua sibuk bekerja. Anak-anak sangat senang bisa bermain pasir dan berenang di cuaca yang cerah ini,” kata warga Bandar Lampung tersebut.
Tingginya antusiasme masyarakat membawa berkah bagi ekosistem pendukung pariwisata. Pedagang makanan, penyedia jasa sewa perahu, hingga pelaku UMKM kerajinan tangan di sekitar lokasi wisata melaporkan peningkatan pendapatan yang tajam selama periode libur ini.
Menanggapi keramaian ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata mengimbau para pengelola destinasi untuk tetap memprioritaskan faktor keamanan dan kebersihan lingkungan. Langkah ini penting guna memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga hingga akhir masa liburan.
Tingginya kunjungan pada libur Imlek 2026 membuktikan bahwa kebersamaan keluarga tetap menjadi prioritas utama masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak utama bagi pemulihan ekonomi sektor pariwisata di Lampung.








