Bandar Lampung (lampost.co)–Peluang pengembangan panas bumi di Provinsi Lampung masih terbuka lebar. Langkah strategis itu krusial mengingat sistem kelistrikan Lampung saat ini masih bergantung pada pasokan dari wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
GM PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, menegaskan saat ini pihaknya berkontribusi 20 persen terhadap total kebutuhan listrik Lampung. Untuk memperkuat peran tersebut, PGE menyiapkan sejumlah inisiatif strategis seperti Proyek Gunung Tiga. Kemudian, pengembangan unit Binary, hingga penjajakan potensi green hydrogen berbasis panas bumi.
“Realisasi proyek-proyek ini dapat meningkatkan kapasitas pembangkitan sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah. Lampung secara mandiri dan berkelanjutan,” jelas Edy Sudarmadi, saat acara buka puasa bersama di Hotel Emersia Bandar Lampung, Rabu, 4 Maret 2026.
Insan Pers
Dalam kesempatan yang sama, dua jurnalis asal Lampung turut memberikan testimoni setelah meraih juara Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) Regional Sumbagsel. Mereka ialah Suranto (Metro TV) dan Vina Oktavia (Kompas).
Suranto menilai ajang tahunan ini merupakan pemacu semangat bagi para wartawan untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan mendalam. Sementara itu, Vina menyoroti daya tarik isu energi hijau di Ulubelu sebagai bahan pemberitaan yang edukatif.
“Pengembangan energi terbarukan di Ulubelu sangat menarik untuk diberitakan agar masyarakat semakin memahami pentingnya energi hijau bagi masa depan,” ujar Vina.








