• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 13/03/2026 10:45
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Dipasena Bersiap Jadi Kota Minapolitan Terbesar Sumatera

Delima NapitupuluAtikabyDelima NapitupuluandAtika
15/02/26 - 17:04
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Data Saing DKP Provinsi Lampung, Nasdan. (Atika)

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Data Saing DKP Provinsi Lampung, Nasdan. (lampost/Atika)

ADVERTISEMENT

Tulangbawang (lampost.co)–Kawasan pertambakan Dipasena, yang pernah menyandang predikat tambak udang terbesar di Asia Pasifik, kini tengah menapaki era kebangkitan baru. Setelah sempat terpuruk akibat konflik pasca-2010, kawasan ini bertransformasi dari sistem kemitraan tertutup menjadi kawasan Minapolitan Inklusif. Hal itu memungkinkan investasi yang lebih besar dan kemandirian petambak.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung menegaskan bahwa kunci bertahannya Dipasena selama satu dekade terakhir adalah militansi para petambak yang tergabung dalam Perhimpunan Petambak Pembudidaya Wilayah (P3W) Lampung. Kini, paradigma lama yang bergantung pada satu perusahaan induk digantikan dengan ekosistem pasar bebas yang kompetitif.

“Visi kami adalah menjadikan Dipasena sebagai kota budidaya inklusif. Tidak ada lagi monopoli. Pemerintah bertindak sebagai fasilitator untuk menciptakan iklim investasi di mana banyak pihak bisa terlibat sebagai mitra strategis,” ungkap Nasdan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Provinsi Lampung, Minggu, 15 Februari 2026.

Tantangan Infrastruktur

Meskipun potensi lahan sangat luas, tantangan teknis utama terletak pada normalisasi infrastruktur air. Dipasena memiliki jaringan kanal dengan total panjang mencapai hampir 3.000 kilometer.

“Jika ditarik garis lurus, panjang kanal ini setara jarak Jakarta hingga Bangkok. Membangun infrastruktur sebesar ini dari nol pada masa sekarang adalah kemustahilan secara finansial. Karena itu, aset yang ada harus kita rawat dan fungsikan kembali secara maksimal,” jelas Nasdan.

Selama ini, para petambak secara swadaya melakukan pengerukan kanal menggunakan ekskavator hasil iuran panen. Namun, masuknya investor seperti PT Sakti Biru Indonesia (SBI) yang menggandeng perbankan (BRI) memberikan napas baru dalam hal permodalan, penyediaan input produksi (benih/pakan), hingga standarisasi operasional (SOP).

Menghadapi tantangan ekspor global dan isu anti-dumping, Dipasena mulai melirik potensi pasar domestik yang masif. Langkah ini makin kuat oleh kebijakan Gubernur Lampung melalui dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui Surat Edaran Gubernur, terdapat instruksi agar setidaknya satu hari dalam seminggu, menu program MBG menyajikan ikan atau udang. Kebijakan ini strategis untuk menyerap hasil panen lokal sekaligus meningkatkan konsumsi protein berkualitas bagi masyarakat.

“Strategi ini tidak hanya menyelamatkan ekonomi petambak dari fluktuasi harga global. Tetapi juga memastikan masyarakat kita sendiri dapat menikmati udang kualitas ekspor Vaname yang selama ini jarang di pasar lokal,” pungkas Nasdan.

Dengan kapasitas produksi mencapai 100 ton per hari jika beroperasi normal, tambak itu kembali menjadi ikon kedaulatan pangan dan tulang punggung ekonomi Lampung.

Tags: DipasenaDKP Lampungketahanan panganMinapolitanP3W Lampungtambak udang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

byRicky Marly
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 H masih beberapa hari lagi, persiapan di dapur masyarakat sudah...

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung melaksanakan kegiatan Tebar Paket Iftar dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bertempat di Jalan emir M, Noer, Kota Bandar Lampung (Rabu,11/3).

Semangat Berbagi, DJP Bengkulu-Lampung Tebar Ribuan Paket Iftar

byDelima Napitupulu
12/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung menyelenggarakan kegiatan "Tebar Paket Iftar" dalam rangka memeriahkan...

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat bersilaturahmi bersama Pengusaha Industri Tapioka Nasional di Bandar Lampung, Rabu, 11 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Perkuat Sinergi Jaga Keberlanjutan Ekosistem Ubi Kayu di Lampung

byTriyadi Isworo
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku industri. Terlebih dalam menjaga keberlanjutan...

Berita Terbaru

jalan di ruas lintas tengah jalan nasional Lampung tepatnya jalan bypass Soekarno-Hatta.
Lampung

DPRD Lampung Soroti Perbaikan Jalur Mudik

byDelima Napitupulu
13/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung untuk menjamin seluruh...

Read moreDetails
ROG Kithara

ASUS ROG Kithara 2026: Spesifikasi dan Harga Headset Gaming Planar Magnetic

13/03/2026
Asus ROG Phone 9 Series

Asus ROG Phone 9 Pro 2026: Spesifikasi dan Harga Terbaru Maret 2026

13/03/2026
DFNC Season 2

Pendaftaran Delta Force National Championship S2 Ditutup Hari Ini, Rebut Tiket Internasional PWC dan POC 2026

13/03/2026
Battlefield V diskon Steam

Battlefield V Diskon 95 Persen di Steam Maret 2026 Cara Beli dan Harga Terbaru

13/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.