• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 13/03/2026 01:28
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Rumah Megah Tolak Tawaran Rp418 Miliar, Akhirnya Dikepung Perumahan

EffranbyEffran
01/10/24 - 10:46
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Sebuah rumah megah yang berdiri di atas tanah luas di Sydney, Australia, kini menjadi incaran pengembang properti. Tangkapan Layar YouTube 7NEWS Australia

Sebuah rumah megah yang berdiri di atas tanah luas di Sydney, Australia, kini menjadi incaran pengembang properti. Tangkapan Layar YouTube 7NEWS Australia

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) – Sebuah rumah megah yang berdiri di atas tanah luas di Sydney, Australia, kini menjadi incaran pengembang properti. Terletak di tengah kawasan permukiman padat, properti tersebut memiliki potensi besar sebagai lokasi pembangunan real estat.

Namun, yang mengejutkan, pemilik rumah, keluarga Zammit, menolak menjualnya meski ada tawaran harga fantastis hingga Rp 418 miliar.

Mengutip dari Daily Mail, rumah megah tersebut berada di kawasan The Ponds, barat laut Sydney, di atas tanah seluas 20.000 meter persegi. Properti ini memiliki bangunan rumah besar bergaya Istana Windsor dan lumbung.

Tanahnya begitu luas, berbeda dengan rumah-rumah tetangga yang merupakan perumahan hasil pengembangan properti modern dengan desain seragam.

Para ahli memperkirakan tanah milik keluarga Zammit bisa bernilai hingga AU$ 60 juta atau sekitar Rp627,8 miliar (kurs Rp 10.464). Lokasi yang strategis dan ukuran lahan yang luas membuat pengembang berlomba-lomba mendapatkan properti itu.

Beberapa pengembang properti bahkan mengajukan penawaran hingga AU$ 40 juta (sekitar Rp418,5 miliar), tetapi keluarga Zammit tetap menolak.

Rumah yang berjarak sekitar 40 menit dari pusat bisnis Sydney itu menawarkan pemandangan indah ke arah Blue Mountains. Akses menuju rumah pun terbilang mewah dengan jalan masuk sepanjang 200 meter.

Selain rumah utama, properti itu juga memiliki garasi besar yang mampu menampung tiga mobil dan lumbung di bagian belakang.

Sejarah Properti Keluarga Zammit

Keluarga Zammit menghuni rumah tersebut sejak 16 tahun lalu, saat kawasan sekitarnya masih berupa lahan pertanian. Awalnya, daerah itu hanya rumah-rumah bata merah kecil dan pondok.

Namun, seiring perkembangan waktu, lahan di sekitarnya berkembang menjadi perumahan padat penduduk. Meski begitu, keluarga Zammit tetap mempertahankan rumah dan enggan menjualnya meski ada tawaran harga yang sangat tinggi.

Menariknya, properti tersebut sempat muncul di pasaran kurang dari sepuluh tahun lalu. Pada 2012, lahan di sekitarnya dengan harga AU$ 239 per meter persegi, yang berarti nilai tanah pada saat itu sekitar AU$ 4,78 juta atau sekitar Rp50 miliar.

Rumah itu sempat muncul di pasar properti pada November 2015 dan Februari 2016. Namun, tidak ada kabar lebih lanjut mengenai penjualan tersebut.

Menurut estimasi, jika properti tersebut terjual, setidaknya ada 40 rumah baru bisa terbangun di atas lahan seluas itu. Hal itu membuat banyak pengembang semakin tertarik, tetapi hingga kini keluarga Zammit tetap bertahan.

Meski tidak memiliki fasilitas mewah seperti kolam renang atau lapangan tenis, properti itu tetap menjadi salah satu aset paling berharga di kawasan tersebut. Lahan luasnya dipagari sepanjang 750 meter, biasanya dipangkas rapi putra keluarga tersebut selama sekitar dua setengah jam.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti alasan mengapa keluarga Zammit menolak menjual rumah mereka meski menerima berbagai tawaran menggiurkan. Namun, properti itu terus menjadi sorotan para pengembang, agen real estat, dan warga sekitar.

Walaupun keluarga itu jarang terlihat menikmati lahan luas, properti tersebut tetap menjadi simbol penolakan terhadap modernisasi dan pembangunan komersial yang melanda Sydney.

Tags: harga tanah Sydneypengembang real estatproperti keluarga Zammitproperti Sydneyproperti unikrumah mahal di Sydneyrumah mewah Australiarumah ogah dijualrumah Zammittanah luas Sydney
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

byRicky Marly
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 H masih beberapa hari lagi, persiapan di dapur masyarakat sudah...

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung melaksanakan kegiatan Tebar Paket Iftar dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bertempat di Jalan emir M, Noer, Kota Bandar Lampung (Rabu,11/3).

Semangat Berbagi, DJP Bengkulu-Lampung Tebar Ribuan Paket Iftar

byDelima Napitupulu
12/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung menyelenggarakan kegiatan "Tebar Paket Iftar" dalam rangka memeriahkan...

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat bersilaturahmi bersama Pengusaha Industri Tapioka Nasional di Bandar Lampung, Rabu, 11 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Perkuat Sinergi Jaga Keberlanjutan Ekosistem Ubi Kayu di Lampung

byTriyadi Isworo
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku industri. Terlebih dalam menjaga keberlanjutan...

Berita Terbaru

Pasokan Listrik dan BBM Tetap Aman Selama Lebaran 2026
Nasional

Pasokan Listrik dan BBM Tetap Aman Selama Lebaran 2026

byWandi Barboyand1 others
12/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Pemerintah memastikan pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran...

Read moreDetails
Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

12/03/2026
Pelabuhan Bakauheni Prioritaskan Pemudik Pejalan Kaki dan Kendaraan Golongan I - VI A

Pelabuhan Bakauheni Prioritaskan Pemudik Pejalan Kaki dan Kendaraan Golongan I – VI A

12/03/2026
Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Haryantana pamitan kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Kamis, 12 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Gubernur Lampung Mirza Apresiasi Brigjen TNI Haryantana Jaga Kondisi Keamanan Daerah

12/03/2026
Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Haryantana pamitan kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Kamis, 12 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Sinergi Seluruh Pihak Jaga Keamanan dan Stabilitas Lampung

12/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.