Rupiah Bergerak Dinamis, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga AS dan Sentimen Domestik

Editor Adi Sunaryo, Penulis Media Indonesia
Rabu, 13 Mei 2026 10.30 WIB
Rupiah Bergerak Dinamis, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga AS dan Sentimen Domestik
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Antara

Jakarta (Lampost.co)— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS yang menjadi penentu pergerakan mata uang emerging market, termasuk rupiah.

Sejak pembukaan perdagangan, rupiah bergerak dinamis di tengah kombinasi sentimen global dan domestik. Investor menunggu rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat, terutama terkait inflasi dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 13 Mei 2026 Melemah

Di pasar domestik, optimisme tetap muncul seiring sejumlah sinyal positif terhadap perekonomian nasional. Salah satunya berasal dari investasi jangka panjang PT Freeport Indonesia di Papua Tengah. Dari penilaian, investasi tersebut mampu memperkuat sektor riil dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, dukungan perbankan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian pasar. Penilaian program penguatan UMKM dalam ajang Inabuyer 2026, mampu menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Pelaku pasar juga mencermati stabilitas konsumsi rumah tangga melalui penyaluran bantuan sosial pemerintah. Termasuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap II Tahun 2026 yang mulai disalurkan melalui Kantor Pos.

Analis pasar menilai sentimen global masih mempengaruhi pergerakan rupiah saat ini. Terutama ekspektasi suku bunga tinggi AS yang bertahan lebih lama serta kondisi geopolitik dunia. Namun, fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil dari penilaiannya mampu menahan tekanan terhadap rupiah.

Investor kini menunggu katalis baru dari rilis data ekonomi AS dan pernyataan pejabat bank sentral yang diperkirakan akan menentukan arah pergerakan dolar AS dalam beberapa hari ke depan.

Meski bergerak fluktuatif, pelaku pasar optimistis rupiah masih memiliki ruang stabilisasi seiring langkah Bank Indonesia menjaga likuiditas dan stabilitas nilai tukar di pasar keuangan domestik.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI