• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Rabu, Februari 18, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Baca Gratis

Survei: Taliban Jadi Grup Paling Mematikan di 2018

Bambang Pamungkas Editor Bambang Pamungkas
21 November 2019
di dalam Baca Gratis, Lampost.co
A A
Kelompok militan Taliban. (Foto: AFP/FILE) Medcom.id

Kelompok militan Taliban. (Foto: AFP/FILE) Medcom.id

Share on FacebookShare on Twitter

SYDNEY (Lampost.co): Taliban telah melampaui Islamic State (ISIS) dan menjadi grup militan paling mematikan sepanjang 2018. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah survei mengenai tren terorisme global, Rabu 20 November 2019.

Dalam survei Indeks Terorisme Global, yang dirilis organisasi Institute for Economics and Peace (IEP), Afghanistan menjadi negara dengan peningkatan terbesar kematian terkait terorisme di tahun 2018. Angka kematiannya mencapai 6.103.

“Situasi di Afghanistan unik karena Taliban dan grup pecahan ISIS lokal hanya aktif di negara tersebut,” kata Serge Stroobants, Direktur IEP cabang Eropa, Timur Tengah dan Afrika Utara.

BACA JUGA

Efisiensi Anggaran Harusnya Tak PHK Pegawai

Menimbang Investasi Crypto Biar Jadi Cuan

OJK Lampung Perkuat Layanan Pemberantasan Keuangan Ilegal

Jalan Militer Prabowo

Menurutnya, lingkungan politik yang tidak stabil di Afghanistan menjadikan aktivitas pemberontakan dan terorisme tumbuh subur.

“Angka-angka ini begitu mengejutkan. Angka kematian akibat aksi Taliban meningkat hingga 70 persen,” tutur Stroobants, dikutip dari RFI. IEP menyebut Taliban berkontribusi atas 38 persen total kematian global akibat terorisme.

Bertolak belakang dengan Taliban, kematian terkait ISIS di kancah global turun hingga di bawah 70 persen. Tidak ada kematian terkait ISIS di Eropa Barat sepanjang 2018.

Meski kejayaan ISIS di Suriah dan Irak telah runtuh, pendiri IEP Steve Killelea mengingatkan komunitas Eropa untuk selalu waspada.

“Situasi saat ini masih rentan. Banyak wilayah di Suriah yang masih diperebutkan, dan banyak juga grup-grup kecil pendukung filosofi ISIS yang masih aktif. Ancaman teror di Eropa masih ada,” ucap Killelea.

Sementara itu dalam tiga tahun terakhir, IEP mencatat ada peningkatan terorisme kanan-jauh di Eropa Barat, Amerika Utara dan Oceania. Serangan semacam itu cenderung lebih sulit ditangani polisi, karena para pelakunya tidak terikat dengan organisasi apapun.

“Terorisme kanan-jauh meningkat pesat dalam empat tahun terakhir. Ada peningkatan 320 persen dalam jumlah korban jiwa akibat aktivitas teroris kanan-jauh,” ujar Killelea.

Meski angka kematian akibat terorisme kanan-jauh lebih sedikit dari aksi brutal grup seperti Taliban atau ISIS, IEP mengimbau Eropa untuk tetap waspada dan mengalokasikan sumber daya yang ada untuk menghadapinya.

Tags: #talibanterorisme
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Gaya Permainan Faktor Kekalahan Timnas Indonesia

Posting berikutnya

Prabowo Dikira Presiden di Bangkok? Ini Faktanya

Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas

Posting berikutnya
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial. Medcom.id

Prabowo Dikira Presiden di Bangkok? Ini Faktanya

Rumah tempat terduga jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bandar Sribhawono, Lampung Timur. Dok/Ist

Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Bandar Sribhawono

Foto: Dok/Twitter

Dirut Petrokimia Gresik Diperiksa KPK

Jembatan SPP Pulautengah Ambrol, Akses Petani ke Sawah Terputus

Wanita Diterkam Buaya saat Mandi di aliran Sungai Way Semaka Tanggamus

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Februari 2026 16 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Februari 2026 15 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 13 Februari 2026 13 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026 12 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Cerita Dewasa

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 13 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?