Kalianda (Lampost.co) — Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu sore, 29 Januari 2020, mengakibatkan banjir. Ribuan hektare tanaman padi di wilayah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terendam air, Kamis, 30 Januari 2020. Petani setempat khawatir tanaman padi mereka yang baru akan rusak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, hamparan lahan persawahan di wilayah Kecamatan Palas sebagian besar terendam banjir. Namun, yang sudah ditanami tanaman padi mencapai 1.758 hektare.
Ketua Gapoktan Bali Jaya Desa Baliagung Dewa Aji Tastrawan mengatakan hujan yang mengguyur sejak sore kemarin mengakibatkan lahan persawahan seluas 250 hektare terendam banjir. Namun, lahan yang sudah ditanami padi seluas 100 hektare pada persemaian lahan seluas 50 Hektare.
“Kalau tanaman padi yang sudah ditanam mencapai 100 hektare yang terendam banjir. Sedangkan lahan yang belum ditanami seluas 100 hektare,” kata dia.
Hal senada diungkapkan Ketua Gapoktan Maju Makmur Desa Bumirestu, Keri. Dia mengatakan setidaknya ada seluas 200 hektare tanaman padi di wilayah setempat terendam banjir. Tanaman yang berusia rata-rata 7 hari setelah tanam (HST) itu terancam rusak.
“Hampir semua lahan persawahan di Desa Bumirestu kebanjiran. Tapi, yang sudah tanam hanya ada 200 hektare. Tanaman padi yang kebanjiran itu terancam rusak bila air tak kunjung surut,” kata dia.
Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Palas Agus Santosa mengatakan hingga saat ini terdapat 1.758 hektare tanaman padi terdampak banjir. Seluas 230 hektare sudah dinyatakan puso akibat banjir dalam beberapa hari terakhir.
“Banjir ini sudah terjadi beberapa kali. Tapi, hujan kemarin mengakibatkan banyak lahan yang terendam banjir. Tanaman padi yang puso itu terdapat di Desa Baliagung seluas 200 hektare, Rejomulyo (15 ha) dan Bumiasri (15 ha),” kata dia.
Dia mengatakan pihaknya hingga kini masih mendata semua lahan terdampak banjir serta mengalami kerusakan. Bahkan, ia memprediksi luasan kebanjiran itu bisa saja bertambah. “Kami juga masih mendata bersama para PPL. Data nanti kami akan update,” kata dia.






