PEMERINTAH Desa Karangsari, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan melakukan rapid test antigen terhadap 50 orang, Jumat (20/8). Mereka terdiri dari pelayan publik desa setempat dan warga. Hasilnya didapati lima orang reaktif Covid-19.
Kelima orang itu terdiri dari dua kepala dusun, satu ketua RT, dan dua warga biasa.
“Semua pegawai di tes antigen hari ini (kemarin), termasuk masyarakat yang ingin melakukan test datang ke balai desa,” kata Kepala Desa Karangsari, Romsi, ditemui di balai desa, Jumat (20/8).
Selain masyarakat umum dan aparatur desa, lanjut Romsi, ada beberapa kader posyandu dilakukan test dan puluhan hansip (Linmas).”Jadi kita dahulukan pelayanan publik, mereka yang berpotensi besar terpapar karena tiap hari melayani masyarakat banyak,” ungkapnya.
Dari hasil test antigen, ternyata ditemukan lima orang yang positif Covid-19. Romsi meminta kepada lima orang yang positif Covid-19 itu untuk melakukan isolasi mandiri di rumah hingga dinyatakan negatif Covid-19.
“Wabah ini sudah meluas hingga ke desa-desa, jadi perlu kerjasama yang bagus dalam menanggulangi ini, termasuk melakukan test antigen ini,” jelasnya.
Menurutnya, sejak awal pandemi terdapat 16 warga Desa Karangsari yang terpapar Covid-19. “Berbagai cara telah kami lakukan termasuk menghimbau warga untuk taat prokes, taati aturan PPKM level 4 di Lamsel ini,” tegas dia.
Romsi memastikan untuk saat ini tidak boleh ada keramaian atau kerumunan warga di desanya. Untuk para aparatur desa dari tingkat RT hingga Kadus berpatroli ke setiap dusun. Jika masih ditemukan ada kerumunan harus dibubarkan. “Saya tidak segan-segan kalau nemu hajatan yang mengundang keramaian dibubarkan, karena itu sudah diatur dalam peraturan menteri, gubernur dan bupati,” tegasnya. (FEB/S1)







