
COVID-19 dapat menyasar siapa saja, tanpa memandang status dan jabatan. Apabila sudah terpapar, maka dukungan moril dari keluarga, saudara dan sahabat mempengaruhi cepat atau lambatnya kesembuhan seorang penyintas.
Demikian yang dirasakan Kepala Dinas Perhubungan Pesawaran Ahmad Syafei, yang saat ini sedang menjalani perawatan setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19.
“Pertama kali saya mendapat informasi saya positif covid-19, jelas saya drop. Namun karena ada dukungan keluarga terdekat, kemudian teman kerja akhirnya saya semangat kembali,” tutur Ahmad Syafei saat diwawancarai Lampung Post via telepon, Rabu (4/11).
Selanjutnya, Syafei mengungkapkan saat menjalankan isolasi, pasien juga harus menghibur diri dengan memperbanyak ibadah dan berserah diri kepada Tuhan, mengkonsumsi makanan sehat. “Kemudian sebisa mungkin kita melakukan kegiatan yang membuat hati kita senang,” paparnya.
Ia mengatakan, hampir semua orang yang terpapar pada hari pertama dinyatakan positif, mengalami masa-masa sulit, dimana kesulitan untuk makan dan juga mental menjadi menurun.
“Saya tidak bisa makan pada awal-awal dinyatakan positif, karena melihat makanan itu mual. Itu yang akhirnya membuat daya tahan tubuh kita semakin menurun. Di sini peran keluarga sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Maka dari itu, lanjutnya, Syafei berpesan kepada seluruh masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan, minimal 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Sebab menurutnya, hanya dengan cara itu dapat meminimalisir penularan.
“Sayangi diri kita dan anggota keluarga kita, dan harus diingat oleh semua masyarakat bahwa virus corona ini memang ada,” tegasnya.
Bagi yang telah tertular, ia mengajak untuk bersabar dan bertawakal atas ujian ini. “Sebelum masuk rumah dari menjalankan aktifitas di luar rumah, harus kembali menerapkan protokol kesehatan, seperti langsung mencuci pakaian yang telah dipakai. Langsung mandi dan sebisa mungkin menghindari kontak dengan anggota keluarga, guna meminimalisir penularan kepada keluarga apabila diri kita membawa virus,” ungkapnya.
(CK1/S1)







