UMAR ROBANI
PENERAPAN protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 sudah harus menjadi kebiasaan baru setiap orang, tanpa terkecuali. Dengan begitu, penyakit yang disebabkan virus baru ini tidak sampai terbawa pulang ke setiap rumah dan menularkan seluruh anggota keluarga bahkan tetangga.
Betapa tidak, Jumat (2/10), kembali terjadi penambahan 25 kasus baru di Lampung. Dengan demikian, total jumlah kasus pasien terkonfirmasi di Bumi Ruwa Jurai mendekati 1.000, tepatnya 932 kasus.
Lonjakan kasus pasien corona berdampak pada ketersediaan ruangan isolasi di empat rumah sakit rujukan Covid-19 di Lampung. Keempat RS rujukan itu tak lagi dapat menampung pasien corona lantaran penuh. Dari empat RS, sebanyak tiga di antaranya di Bandar Lampung.
Berdasarkan data Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Jumat (2/10), ketiga RS rujukan Covid-19 yang penuh itu merupakan RS swasta.
Rumah sakit yang dimaksud antara lain RS Bintang Amin yang hanya memiliki kapasitas 3 tempat tidur, RS Immanuel dengan kapasitas 4, dan RS Bumi Waras dengan kapasitas 6 tempat tidur.
Selain itu, sejumlah tempat tidur di sejumlah rumah sakit juga hampir penuh, antara lain RS Urip Sumoharjo tersisa 1, RS Bhayangkara tersisa 6, RS Graha Husada tersisa 1, dan RS Advent tersisa 5 tempat tidur.
Sedangkan kapasitas tempat tidur di RSUD Abdul Moeloek saat ini tersisa hanya untuk 23 pasien lagi. Sementara di RS DKT TK IV 02.07.04 Bandar Lampung belum ada pasien Covid-19 yang dirawat.
Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bandar Lampung berjumlah 338, sebanyak 55 di antaranya masih menjalani perawatan. Sebanyak 246 pasien telah berhasil sembuh dan 20 lainnya telah meninggal dunia.
Ventilator
Sementara itu, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana menerangkan baru sekitar 15% vertilator atau alat bantu pernapasan terpakai. Sisanya 85% vertilator belum atau tidak terpakai di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Lampung.
Berdasarkan rekap data harian tersebut disampaikan bahwa tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi biasa yang masih tersedia, di antaranya RSUD Abdul Moeloek ada 6 unit, RSUD Muh Thoir Krui ada 2 unit, RSUD Pesawaran ada 1 unit, dan RSUD Pringsewu ada 2 unit.
Sementara tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif yang masih tersedia yakni RSUD Abdul Moeloek ada 2 unit, RSUD Bob Bazar ada 4 unit, RSUD A Dadi Tjokrodipo ada 1 unit, RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat ada 2 unit, RSUD Ragab Begawe Caram Mesuji ada 1 unit, dan RSUD ZA Pagar Alam Way Kanan ada 2 unit.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan konsisten secara terus-menerus.
“Dengan melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, kita berharap pandemi Covid-19 bisa dikendalikan dan segera diatasi,” kata Reihana. (TRI/S1)






