Bandar Lampung (Lampost.co) — Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) resmi menutup tahap pelunasan Biaya Perjalanan Haji (Bipih), Jumat, 9 Januari 2026. Plt Kakanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F Citra mengungkapkan, hingga pelunasan ditutup pihaknya mencatat ada 4.912 calon jemaah haji (CJH) yang melakukan pelunasan.
Dia menjelaskan, jumlah itu merupakan pelunasan yang dilakukan oleh CJH reguler yang telah mendapatkan nomor porsi keberangkatan tahun ini. Sementara CJH yang tidak melakukan pelunasan ada sebanyak 579 orang.
Para CJH yang belum melakukan pelunasan itu akan dibatalkan berangkatannya tahun ini. Namun mereka tetap akan masuk kuota keberangkatan haji di 2027 mendatang.
“Khusus untuk haji reguler yang sudah melakukan pelunasan ada 4.912, sisanya ditunda berangkat tahun depan,” ungkap Ansori, Sabtu, 10 Januari 2025.
Tidak Buka Tahap 3
Dia menegaskan, setelah pelunasan tahap 2 ditutup, CJH tidak bisa lagi melakukan pelunasan. Pemerintah juga tidak membuka pelunasan tahap 3, sehingga pelunasan tidak bisa lagi dilakukan.
Ansori mengimbau kepada masyarakat khususnya CJH untuk tidak percaya jika ada informasi untuk melakukan pelunasan setelah tahap 2 ditutup. Jika ada yang mengaku bisa membantu melakukan pelunasan agar bisa berangkat maka hal tersebut merupakan tindak penipuan.
“Masa pelunasan Bipih sudah resmi ditutup, jadi jika ada informasi untuk pelunasan lagi jangan percaya,” kata dia.
Jumlah kuota keberangkatan haji Lampung 2026 diketahui berjumlah 5.491 orang. Sisa kuota keberangkatan yang belum terpenuhi nanti akan digantikan oleh jemaah cadangan yang telah melakukan pelunasan.
“Sisa kuota haji reguler yang tidak melakukan pelunasan itu nanti akan diisi oleh jemaah cadangan yang telah diinfokan dan melakukan pelunasan sebelumnya,” jelasnya.
Diketahui, secara total pada keberangkatan haji 2026 Lampung mendapatkan kuota untuk 5.827 orang. Jumlah itu terdiri dari 5.491 jemaah reguler, 291 prioritas lansia, pembimbing KBIHU 24, dan Pendampingan Haji Daerah (PHD) 31 orang.








