Bandar Lampung (Lampost.co) — Setelah melakukan pelunasan, Kanwil Kemenhaj Lampung mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji (CJH) untuk segera melengkapi pemberkasan untuk mendapatkan visa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kakanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F Citra mengungkapkan, pemberkasan itu dibutuhkan untuk CJH memiliki visa sebagai syarat keberangkatan. Pengajuan visa nantinya akan dilakukan secara kolektif oleh Kemenhaj Lampung.
Pemberkasan yang dibutuhkan antara lain paspor, KTP, KK, foto sesuai syarat, sertifikat vaksinasi meningitis. Selain itu CJH juga perlu melakikan proses biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Ini bisa dilakukan secara mandiri atau minta bantuan petugas Kemenhaj setempat.
“Setelah pelunasan selanjutnya proses pelengkapan dokumen untuk pengusulan visa keberangkatan. Untuk pengusulan visa itu infonya akan berakhir pada 9 Februari,” ungkapnya, 10 Januari 2026.
Selain untuk pengajuan visa, kelengkapan dokumen juga dibutuhkan untuk pendataan dan proses pengkloteran CJH. Proses tersebut sangat penting sehingga Ansori mengimbau agar CJH bisa segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
“Pelengkapan dokumen ini juga untuk proses pengkloteran keberangkatan nantinya, mudah-mudahan semuanya lancar,” kata dia.
Digantikan Jemaah Cadangan
Sebelumnya diberitakan, hingga akhir masa pelunasan tahap 1 dan 2 tercatat ada 4.912 jemaah reguler dan 915 jemaah cadangan yang melakukan pelunasan. Jemaah reguler yang tidak melakukan pelunasan maka otomatis akan digantikan oleh jemaah cadangan.
Ansori menyampaikan, kuota keberangkatan haji Lampung di 2026 ini memang berjumlah 5.827. Namun jumlah itu termasuk kuota bagi pembimbing ibadah, pendamping haji daerah, dan prioritas lansia.
“Kemungkinan kita akan menyisakan jemaah cadangan yang tidak bisa terbawa semua. Ini karena kuota 5.827 itu bersama PHD, pembimbing KBIH, dan lansia. Setelah semua itu masuk, baru cadangan kita masukan statusnya menjadi berangkat. Sisanya yang tidak terbawa tahun ini akan dimasukan lagi pada antrean 2027,” paparnya.
Diketahui, secara total pada keberangkatan haji 2026, Provinsi Lampung mendapatkan kuota untuk 5.827 orang. Jumlah itu terdiri dari 5.491 jemaah reguler, 291 prioritas lansia, pembimbing KBIHU 24, dan Pendampingan Haji Daerah (PHD) 31 orang.








