Jakarta (Lampsot.co)— Awal Februari 2025 menjadi momen memilukan bagi dunia hiburan Asia. Barbie Hsu, aktris Taiwan yang terkenal luas lewat perannya sebagai Shan Cai dalam drama legendaris Meteor Garden, meninggal dunia pada 2 Februari 2025.
Kepergiannya menyisakan luka yang dalam bagi keluarga, para sahabat, dan jutaan penggemarnya di seluruh dunia. Namun, dalam suasana duka ini, muncul kontroversi dan tuduhan tak berdasar yang membuat suasana semakin keruh.
Awal Mula Penyakit hingga Kepergian Barbie Hsu
Melansir dari TVBS, Barbie Hsu menghadiri sebuah acara pernikahan bersama suaminya, DJ Koo, pada 25 Januari 2025 di Taiwan.
Baca juga:Hari Pernikahan Tanpa Barbie Hsu: DJ Koo Kenang Cinta Sejati di Tengah Duka
Acara tersebut juga di hadiri oleh pasangan selebritas Blackie Chen dan Christine Fan, yang sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit akibat flu pada 22 Januari.
Empat hari setelah acara itu, Barbie mengalami gejala flu saat berada di Jepang. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya ia meninggal dunia pada 2 Februari 2025.
Kabar duka ini langsung mengguncang dunia hiburan Asia. Ucapan belasungkawa mengalir deras di media sosial. Terutama dari para penggemar yang mengenang kembali peran-peran ikonik Barbie Hsu serta kisah cintanya yang penuh warna bersama DJ Koo.
Namun, di balik kesedihan tersebut, muncul tudingan yang mengaitkan pasangan Blackie Chen dan Christine Fan sebagai penyebab meninggalnya Barbie Hsu. Beberapa netizen menyalahkan mereka karena menganggap telah menularkan virus flu yang akhirnya merenggut nyawa Barbie.
Kontroversi dan Tuduhan Tak Berdasar
Tuduhan ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Akun Instagram dan Twitter milik Blackie Chen dan Christine Fan kebanjiran komentar pedas serta ujaran kebencian dari netizen yang marah.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, baik Chen maupun Fan belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut. Chen hanya menyampaikan ucapan duka saat di wawancarai pada akhir pekan lalu.
“Ia (Barbie Hsu) sangat menjaga privasinya. Jika kalian rindu dengannya, maka simpan saja di hati kalian semua,” ucapnya dengan nada haru.
DJ Koo: “Izinkan Xiyuan Beristirahat dengan Tenang”
Di tengah kesedihannya, DJ Koo harus menghadapi berbagai berita liar yang mulai beredar. Salah satu yang paling menyakitkan adalah spekulasi tentang warisan senilai Rp 1,3 triliun yang Barbie Hsu tinggalkan.
Beberapa media bahkan mulai mempertanyakan siapa yang akan menerima harta tersebut. Memicu gosip tentang asuransi dan keuangan keluarga mereka. Merasa tak tahan, DJ Koo akhirnya angkat bicara.
“Aku sedang mengalami kesedihan yang luar biasa, rasanya seperti tercabik-cabik dari dalam. Tapi bahkan sebelum aku bisa memproses kehilangan ini, beberapa orang mulai menyebarkan berita palsu tentang keluargaku dan istri tercinta,” tulisnya dengan penuh emosi.
DJ Koo juga menegaskan bahwa seluruh peninggalan istrinya akan ia berikan kepada ibu mertuanya. Sementara itu. Hak anak-anak mereka akan tetap terlindungi secara hukum.
“Aku mohon, bisakah kalian membiarkan Xiyuan (nama asli Barbie Hsu) beristirahat dengan tenang?” pinta DJ Koo.
Kenangan dan Cinta yang Abadi
Bagi DJ Koo, Barbie Hsu bukan hanya sosok istri, tetapi juga cinta sejati yang kembali ia temukan setelah puluhan tahun berpisah. Kisah cinta mereka yang sempat terputus lalu bersemi kembali telah menjadi inspirasi bagi banyak orang.