Jakarta (Lampost.co) – Katy Perry resmi memenangkan sengketa panjang terkait pembelian properti mewah di Montecito. Ia membeli rumah senilai $15 juta pada Agustus 2020. Transaksi itu awalnya berlangsung lancar sehingga kepemilikan berpindah ke pihak Katy Perry dan Orlando Bloom.
Poin Penting
- Katy Perry memenangkan sengketa properti Montecito.
- Carl Westcott menolak transaksi dengan alasan kesehatan.
- Pengadilan menyatakan Westcott sadar saat menandatangani kesepakatan.
- Katy Perry memperoleh hak penuh atas properti pada Mei 2024.
- Ia menuntut ganti rugi hampir $5 juta.
Namun, Carl Westcott mencoba membatalkan penjualan beberapa hari setelah kesepakatan. Ia beralasan bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas mental memadai karena sedang memulihkan diri dari operasi besar dan berada di bawah pengaruh obat-obatan. Ia juga mengutip diagnosis Penyakit Huntington sebagai pendukung argumennya.
Baca juga : Agak Laen: Menyala Pantiku! Cetak Rekor 1,2 Juta Penonton dalam Tiga Hari
Tim Katy Perry tetap mempertahankan sahnya transaksi. Manajer bisnisnya, Bernie Gudvi, menilai Westcott sadar penuh ketika menandatangani dokumen. Gudvi bahkan menyebut kemungkinan Westcott menyesal menjual rumah itu setelah harga pasar meningkat.
Pengadilan kemudian memutuskan bahwa Westcott berada dalam kondisi “koheren, fokus, dan berpikir jernih” saat melakukan transaksi. Putusan ini membuat penjualan tersebut sah sehingga Katy Perry memperoleh kepemilikan penuh pada Mei 2024.
Setelah kepemilikan sah, Katy Perry mengajukan tuntutan ganti rugi pada November 2025. Ia menuntut hampir $5 juta karena kehilangan pendapatan sewa selama proses hukum dan biaya perbaikan akibat kerusakan. Tuntutan itu mencakup sekitar $3,5 juta kerugian sewa dan lebih dari $1,3 juta biaya renovasi.
Katy Perry menilai penundaan panjang menghambat rencananya menyewakan rumah tersebut. Ia membeli properti mewah itu untuk kenyamanan keluarga, termasuk putrinya, Daisy Dove. Namun, proses hukum membuat penggunaan properti tidak berjalan sesuai rencana.
Hakim Joseph Lipner akhirnya mengeluarkan putusan pada 25 November. Ia menyatakan Katy Perry berhak menerima ganti rugi sebesar $1.842.142,84. Nilai tersebut mencakup kerugian sewa dan biaya perbaikan yang disetujui, dikurangi offset dana yang ditahan Westcott.
Manajer Perry, Gudvi, saat ini menyiapkan putusan akhir. Nilai ganti rugi itu akan dipotong dari dana pembelian sebesar $6 juta yang masih tertahan. Sidang lanjutan untuk meninjau penyelesaian finansial dijadwalkan pada 30 Desember 2025.
Saat ini, status pemanfaatan rumah megah itu belum jelas. Banyak laporan menyebut bahwa Katy Perry dan Orlando Bloom mulai menyewakan rumah tersebut sejak Februari 2025. Meski begitu, publik belum mengetahui apakah keduanya sudah menempati rumah seluas 2,5 hektare dengan delapan kamar tidur dan 11 kamar mandi itu.








