Grup K-pop NewJeans terseret kasus hukum atas dugaan plagiarisme lagu How Sweet. Empat komposer internasional klaim adanya kemiripan identik dengan demo mereka.
Jakarta (Lampost.co) – Kabar mengejutkan datang dari girl group populer asal Korea Selatan, NewJeans. Empat komposer internasional resmi melayangkan gugatan hukum terhadap grup tersebut beserta agensi ADOR dan HYBE. Melansir laporan Billboard, gugatan ini berkaitan dengan dugaan plagiarisme pada lagu hit berjudul “How Sweet”.
Para penggugat terdiri dari Audrey Armacost, Aidan Rodriguez, Adam Gokcebay, dan Michael Campanelli. Mereka mengklaim bahwa lagu tersebut sangat mirip dengan karya instrumental milik mereka. Sebelumnya, para komposer ini pernah mengirimkan demo bertajuk “One of a Kind” kepada penerbit pada Januari 2024.
Baca juga : LISA BLACKPINK dan Katy Perry Resmi Jadi Headliner Pembukaan Piala Dunia 2026
Pihak penerbit awalnya meminta mereka mengirimkan lirik serta melodi demo tersebut untuk pertimbangan lagu NewJeans. Namun, mereka mendapat informasi bahwa demo tersebut tidak terpilih untuk proyek grup tersebut. Kecurigaan baru muncul saat NewJeans merilis “How Sweet” pada Mei 2024 yang terdengar sangat mirip.
Keempat komposer tersebut menegaskan bahwa bait pertama lagu “How Sweet” secara teknis identik dengan demo mereka. Selain itu, mereka menyertakan analisis teknis mengenai struktur lagu dalam dokumen gugatan hukum tersebut. Hal ini pun langsung memicu diskusi hangat di kalangan penggemar musik dunia.
Pernyataan resmi dalam dokumen gugatan tersebut menjelaskan secara rinci:
“Kedua karya tersebut menggunakan birama 4/4 dan kunci B minor. Dan kedua karya tersebut berisi melodi utama yang mencakup rangkaian melodi sekitar delapan birama, 31 nada yang terdiri dari empat seri,” bunyi gugatan dari keempat komposer tersebut.
Agensi ADOR langsung memberikan tanggapan resmi untuk melindungi posisi para anggota NewJeans. Saat ini, mereka sedang melakukan pemeriksaan mendalam bersama lembaga produksi lagu BANA. Pihak agensi pun berkomitmen untuk mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku di pengadilan.
ADOR menegaskan posisi mereka melalui sebuah pernyataan tertulis kepada publik:
“Yang bisa kami sampaikan saat ini adalah tidak ada plagiarisme. ADOR dan member NewJeans akan menanggapi gugatan tersebut berdasarkan hasil keputusan BANA,” tulis pihak ADOR.
Kini, publik masih menanti hasil investigasi lebih lanjut mengenai perselisihan hak cipta ini. Kasus ini menjadi perhatian besar karena melibatkan nama besar di industri musik global. Investigasi mendalam akan membuktikan apakah kemiripan tersebut merupakan faktor ketidaksengajaan atau sebuah pelanggaran serius.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update