• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 12/02/2026 08:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hiburan

Ramai Soal Royalti, Rhoma Irama Buka-bukaan soal Masalah Hak Cipta

Pertemuan tersebut membahas lebih dalam seputar kegelisahan para pelaku industri musik atas sistem royalti yang menganggap belum adil dan kurang transparan.

NurbyNur
13/06/25 - 19:56
in Hiburan, Nasional
A A
Rhoma Irama. Dok/wikipedia

Rhoma Irama. Dok/wikipedia

Jakarta (Lampost.co)–– Konflik mengenai hak cipta dan pembagian royalti kembali memanas di industri musik Indonesia.

Polemik yang melibatkan dua kubu besar pencipta lagu dan penyanyi kini semakin menjadi sorotan publik. Di tengah keruhnya suasana, penyanyi dangdut legendaris Rhoma Irama angkat bicara. Ia mengajak semua pihak untuk kembali ke meja dialog.

Dalam sebuah episode terbaru podcast di kanal YouTube pribadinya, Rhoma Irama yang mendapat julukan Raja Dangdut—mengundang dua musisi kenamaan tanah air, Ariel NOAH dan Armand Maulana.

Pertemuan tersebut membahas lebih dalam seputar kegelisahan para pelaku industri musik atas sistem royalti yang menganggap belum adil dan kurang transparan.

“Ini adalah kelanjutan dari diskusi kita sebelumnya bersama Ketua LMKN, Bapak Dharma Oratmangoen,” buka Rhoma Irama dalam perbincangannya. Ia menekankan pentingnya pembahasan lanjutan agar permasalahan ini tidak terus berlarut-larut tanpa solusi.

Rhoma Irama Soroti Pemahaman Masyarakat

Rhoma secara tegas menyayangkan konflik antara pihak pencipta lagu—yang banyak mewakilkan oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) pimpinan Ahmad Dhani. Serta para penyanyi yang tergabung dalam Vibrasi Suara Indonesia (VISI). Baginya, kedua elemen ini seharusnya tidak saling berseberangan, karena keduanya saling melengkapi.

“Penyanyi dan pencipta lagu itu seperti dua sisi dari satu mata uang. Tidak bisa terpisahkan. Satu butuh yang lain. Ini seharusnya menjadi hubungan yang harmonis, bukan justru berselisih hingga ke ranah hukum,” tutur pelantun “Darah Muda” tersebut.

Ia mengaku prihatin karena konflik yang semestinya bisa menyelesaikan secara musyawarah kini malah bergulir hingga ke meja persidangan.

Rhoma juga menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat. Termasuk para pelaku industri sendiri, terhadap aturan hukum terkait hak cipta yang berlaku di Indonesia.

“Kalau kita jujur, memang masih banyak seniman, produser, bahkan pengguna karya seni yang belum memahami Undang-Undang Hak Cipta dengan benar. Akibatnya ya seperti ini. Timbul salah paham, konflik, dan ketegangan,” ujarnya.

Rhoma Irama Soroti Undang-Undang

Rhoma secara khusus menyoroti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014. Terutama pada Pasal 9 dan Pasal 23 yang menurutnya masih mengandung banyak ambiguitas. Ia menilai kurangnya sosialisasi dari pihak berwenang turut memperburuk situasi.

“Undang-undangnya sendiri ambigu. Dan karena tidak tersosialisasi dengan baik, ya wajar kalau banyak yang bingung. Bahkan para profesional pun belum tentu paham betul isinya,” tambahnya.

Dengan suaranya yang disegani lintas generasi, Rhoma Irama berharap agar musisi Indonesia bisa duduk bersama dan menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan.

Ia mengajak semua pihak untuk membuka ruang berdialog yang konstruktif demi menjaga marwah seni dan keadilan dalam industri musik.

“Sudah saatnya kita kembali membangun komunikasi yang harmonis. Jangan sampai perbedaan ini menghancurkan ekosistem musik kita sendiri,” tutup Rhoma.

 

 

Tags: hak ciptamusik IndonesiaRhoma Irama
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

g-dragon dan member bigbang

G-Dragon Konfirmasi BIGBANG Comeback 2026: Rayakan Dua Dekade Karier

byNana Hasan
11/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Pemimpin grup legendaris BIGBANG, G-Dragon, secara resmi mengumumkan rencana comeback grupnya pada akhir tahun ini. Agensi Galaxy...

Reza Smash

Reza SMASH Resmi Nikahi Santi Febrianti: Akad di KUA dan Keliling Naik Moge

byNana Hasan
11/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Kabar bahagia datang dari personel boyband SMASH, Muhammad Reza Anugrah. Reza akhirnya resmi melepas masa dudanya pada...

westlife

Westlife Konser di Jakarta, Sebut Indonesia Rumah Kedua

byNana Hasan
11/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Grup musik legendaris asal Irlandia, Westlife, kembali menyapa penggemar setia di tanah air. Dalam konser bertajuk A...

Berita Terbaru

Jawa Tengah Punya KEK dan Banyak Kawasan Industri, Begini Kontribusinya ke Ekonomi Daerah
Advertorial

Jawa Tengah Punya KEK dan Banyak Kawasan Industri, Begini Kontribusinya ke Ekonomi Daerah

byAdi Sunaryo
12/02/2026

Semarang (Lampost.co)- Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Jawa Tengah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada dampak hujan pada wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Kamis, 12 Februari 2026. Dok BMKG

Peringatan Dini Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kabupaten Tulang Bawang

12/02/2026
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Kamis, 12 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

12/02/2026
Tingkatkan Keamanan Pangan Demi Wujudkan Kualitas SDM yang Lebih Baik

Tingkatkan Keamanan Pangan Demi Wujudkan Kualitas SDM yang Lebih Baik

11/02/2026
Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.