Bandar Lampung (Lampost.co) — Film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi wakil Indonesia untuk ajang Oscar 2026. Kabar itu langsung dari Cerita Films selaku rumah produksi.
“Film Sore: Istri dari Masa Depan terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film Oscar 2026,” tulis Cerita Films di Instagram, Selasa (9/9).
Pihak rumah produksi mengaku terharu sekaligus bersyukur. Mereka juga berterima kasih kepada Komite Seleksi Oscar Indonesia yang memberikan kepercayaan pada film itu.
Dukungan untuk Perjalanan ke Academy Awards
Cerita Films berharap film yang Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko bintangi itu dapat Academy Awards terima dengan baik. Mereka juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar perjalanan menuju Oscar berjalan lancar.
Keputusan mengirim film Sore melalui rapat pleno Komite Seleksi Oscar Indonesia pada Senin (8/9). Komite menyebut keikutsertaan film itu sebagai langkah penting memperkuat eksistensi perfilman Indonesia di kancah internasional.
Sejarah Panjang Indonesia di Oscar
Komite Seleksi Oscar Indonesia terbentuk tiap tahun oleh PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia). Pihak Academy Awards juga mengakui keberadaan komite tersebut.
Indonesia mulai mengikuti Oscar untuk kategori Best International Feature Film sejak 1987. Namun, hingga kini belum ada film Indonesia yang berhasil masuk nominasi.
Film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi film ke-27 yang Indonesia kirim. Dalam lima tahun terakhir, film yang pernah terkirim antara lain:
- Perempuan Tanah Jahanam (2020) karya Joko Anwar
- Yuni (2021) karya Kamila Andini
- Ngeri-Ngeri Sedap (2022) karya Bene Dion
- Autobiography (2023) karya Makbul Mubarak
- Women from Rote Island (2024)
Sinopsis Sore: Istri dari Masa Depan
Film itu bercerita tentang Sore (Sheila Dara Aisha) yang datang dari masa depan untuk menemui suaminya, Jonathan (Dion Wiyoko). Pada masa itu, Jonathan masih bujang dan bekerja di Kroasia.
Sore hadir membawa misi penting, yaitu mengubah takdir Jonathan agar bisa hidup lebih panjang. Sebab, di masa depan kesehatannya memburuk.
Konflik pun muncul karena masa lalu, masa kini, dan masa depan mereka saling bertabrakan. Keputusan yang Jonathan dan Sore ambil membawa konsekuensi besar bagi hidup mereka.
Dengan penunjukan itu, harapan kembali muncul agar Indonesia suatu hari bisa menembus nominasi Oscar. Sehingga, menunjukkan kualitas perfilman tanah air di mata dunia.








