• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 22/02/2026 08:49
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Cegah Perundungan di Lingkup Pelajar

Perundungan banyak mengakibatkan dampak yang serius terhadap gangguan fisik maupun psikis korban.

Triyadi IsworoIhwana HaulanbyTriyadi IsworoandIhwana Haulan
03/03/24 - 18:00
in Humaniora
A A
Cegah Perundungan di Lingkup Pelajar
Bandar Lampung (Lampost.co) — Kasus perundungan kalangan pelajar bukanlah hal yang baru. Dalam banyak kasus, perundungan banyak mengakibatkan dampak yang serius terhadap gangguan fisik maupun psikis korban.
.
Berdasarkan laporan data kekerasan terhadap perempuan dan anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung per 16 Februari 2024. Terdapat 51 kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak se Lampung.
.
Dari jumlah itu, 49 persen korbannya berada pada kisaran usia pelajar yaitu 13-17 tahun.
.
Ketua Prodi Psikolog Universitas Malahayati, Octa Reni Setiawati menyebut, anak-anak yang berada dalam kisaran usia tersebut berada dalam tugas perkembangan remaja yang basicnya berada dalam komunitas sebaya atau peer group.
.
Dalam masa ini kata Octa, para remaja cenderung akan gencar menunjukan eksistensinya melalui berbagai cara. Hal ini menurutnya alamiah sebagai bagian dari tahap perkembangan remaja yang memiliki emosi dan semangat yang meledak-ledak. Sehingga dalam pengekspresiannya remaja akan terbagi dalam dua kelompok baik yang mengarah kepada hal bersifat positif maupun negatif.
.
“Bersamaan dengan keadaan emosi yang meledak-ledak itu, memang kondisi emosinya belum stabil dan mudah terpengaruh serta terprovokasi. Oleh karenanya pengarahan dan pendampingan dalam masa ini sangat penting,” ujar Octa Minggu, 3 Maret 2024.
.
Selain kelompok sebaya, Octa juga menjelaskan bahwa faktor eksternal seperti keluarga dan lingkungan juga turut punya pengaruh yang kuat terhadap perkembangan emosi anak. Sebagai manusia yang berada pada tahap perkembangan. Masa remaja menurutnya akan banyak mencontoh serta meniru apa yang ada dalam lingkup keluarga ataupun lingkungan.
.
“Terlebih saat ini ada banyak tontonan yang bisa mereka dapatkan melalui media sosial. Menjadikan remaja menjadi sulit untuk berada dalam pengawasan,” jelasnya.
.
Perundungan bisa memberikan dampak yang serius terhadap korbannya, dampak yang paling buruk dari perundungan kata Octa adalah keinginan untuk bunuh diri. Hal itu sebagai akibat dari adanya fase depresi.
.
Perlakukan ataupun ucapan yang tidak mengenakan terus-menerus akan membuat korban merasa rendah. Tekanan itulah yang akan membuat anak yang terkena bullying. Berpikir tidak lagi menginginkan dan berharga oleh mata orang lain.
.
“Perundungan membawa seseorang pada situasi yang tidak ia sukai. Itunya yang menyebabkan korban merasa tidak berharga, tidak dicintai, dan tidak mendapat penghargaan. Sehingga akhirnya ia berpikir kenapa aku hidup sementara orang lain tidak berharap aku ada?,” kata Octa.
.
Bagian terpenting pada masa remaja menurutnya adalah bagaimana ia bisa masuk dalam kelompok. Sehingga pemberian sanksi terhadap pelaku perundungan juga harus mendapatkan banyak pertimbangan.
.
Jika kasus perundungan sudah mengarah kepada hal yang bersifat fatal. Ia menyebut bahwa aturan harus tegak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Namun jika kasus yang terjadi masih berada dalam tahap yang bisa dapat tolerir. Pemberian hukuman atau sanksi tegas menurutnya tidak harus berlaku.
.
Sebab menurut Octa, semakin seseorang dapat sanksi sosial dalam suatu komunitas. Maka ia akan membentuk komunikasi baru yang akan melawan komunitas tandinganya.
.
“Sehingga anak-anak yang menjadi pelaku itu seringkali mendapat hukuman. Kadangkala harus ada yang merangkul dengan memberdayakannya agar merasa bermanfaat. Misalnya menjadikannya sebagai duta anti-bullying sekolah. Itu bisa memberikan ruang untuk berkembang,” tandasnya.
Tags: BANDARLAMPUNGbullyMalahayatiPELAJARPERUNDUNGANPsikologiREMAJA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

byRicky Marlyand1 others
20/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dorong pemenuhan pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perdesaan dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional...

Ustadz Asal Lampung Gaungkan Islam Damai hingga Amerika Serikat

Ustadz Asal Lampung Gaungkan Islam Damai hingga Amerika Serikat

byAtikaand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar membanggakan datang dari dunia dakwah Lampung, seorang ustadz muda gaungkan islam. Pendakwah muda asal Bandar...

Bawa Pesan Damai, Ustadz Lampung Isi Ceramah di Imaan Center Washington DC

Bawa Pesan Damai, Ustadz Lampung Isi Ceramah di Imaan Center Washington DC

byAtikaand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ustadz asal Lampung, Maula Ibrahim Murad Al Hafidz Al Makki, tampil sebagai pengisi ceramah dalam rangkaian...

Berita Terbaru

Awan menyelimuti wilayah Tugu Adipura Bandar Lampung. BMKG Lampung memperkirakan cuaca di wilayah Lampung cerah berawan berpotensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Minggu, 22 Februari 2026, Cuaca Lampung Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi cuaca harian. Minggu, 22 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Persik vs bhayangkara fc

Persik Vs Bhayangkara FC, Drama 7 Gol di Kediri

22/02/2026
logo BRI Super League

Semen Padang Comeback Dramatis, Tahan Malut United 2-2

22/02/2026
Sassuolo vs hellas verona

Sassuolo vs Verona 3-0, Jay Idzes Tampil Solid Jaga Nirbobol

22/02/2026
Persija vs PSM

Persija Jakarta Amankan Tiga Poin di JIS dari PSM Makassar

22/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.