• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 11:25
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Cegah Perundungan di Lingkup Pelajar

Perundungan banyak mengakibatkan dampak yang serius terhadap gangguan fisik maupun psikis korban.

Triyadi IsworoIhwana HaulanbyTriyadi IsworoandIhwana Haulan
03/03/24 - 18:00
in Humaniora
A A
Cegah Perundungan di Lingkup Pelajar
Bandar Lampung (Lampost.co) — Kasus perundungan kalangan pelajar bukanlah hal yang baru. Dalam banyak kasus, perundungan banyak mengakibatkan dampak yang serius terhadap gangguan fisik maupun psikis korban.
.
Berdasarkan laporan data kekerasan terhadap perempuan dan anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung per 16 Februari 2024. Terdapat 51 kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak se Lampung.
.
Dari jumlah itu, 49 persen korbannya berada pada kisaran usia pelajar yaitu 13-17 tahun.
.
Ketua Prodi Psikolog Universitas Malahayati, Octa Reni Setiawati menyebut, anak-anak yang berada dalam kisaran usia tersebut berada dalam tugas perkembangan remaja yang basicnya berada dalam komunitas sebaya atau peer group.
.
Dalam masa ini kata Octa, para remaja cenderung akan gencar menunjukan eksistensinya melalui berbagai cara. Hal ini menurutnya alamiah sebagai bagian dari tahap perkembangan remaja yang memiliki emosi dan semangat yang meledak-ledak. Sehingga dalam pengekspresiannya remaja akan terbagi dalam dua kelompok baik yang mengarah kepada hal bersifat positif maupun negatif.
.
“Bersamaan dengan keadaan emosi yang meledak-ledak itu, memang kondisi emosinya belum stabil dan mudah terpengaruh serta terprovokasi. Oleh karenanya pengarahan dan pendampingan dalam masa ini sangat penting,” ujar Octa Minggu, 3 Maret 2024.
.
Selain kelompok sebaya, Octa juga menjelaskan bahwa faktor eksternal seperti keluarga dan lingkungan juga turut punya pengaruh yang kuat terhadap perkembangan emosi anak. Sebagai manusia yang berada pada tahap perkembangan. Masa remaja menurutnya akan banyak mencontoh serta meniru apa yang ada dalam lingkup keluarga ataupun lingkungan.
.
“Terlebih saat ini ada banyak tontonan yang bisa mereka dapatkan melalui media sosial. Menjadikan remaja menjadi sulit untuk berada dalam pengawasan,” jelasnya.
.
Perundungan bisa memberikan dampak yang serius terhadap korbannya, dampak yang paling buruk dari perundungan kata Octa adalah keinginan untuk bunuh diri. Hal itu sebagai akibat dari adanya fase depresi.
.
Perlakukan ataupun ucapan yang tidak mengenakan terus-menerus akan membuat korban merasa rendah. Tekanan itulah yang akan membuat anak yang terkena bullying. Berpikir tidak lagi menginginkan dan berharga oleh mata orang lain.
.
“Perundungan membawa seseorang pada situasi yang tidak ia sukai. Itunya yang menyebabkan korban merasa tidak berharga, tidak dicintai, dan tidak mendapat penghargaan. Sehingga akhirnya ia berpikir kenapa aku hidup sementara orang lain tidak berharap aku ada?,” kata Octa.
.
Bagian terpenting pada masa remaja menurutnya adalah bagaimana ia bisa masuk dalam kelompok. Sehingga pemberian sanksi terhadap pelaku perundungan juga harus mendapatkan banyak pertimbangan.
.
Jika kasus perundungan sudah mengarah kepada hal yang bersifat fatal. Ia menyebut bahwa aturan harus tegak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Namun jika kasus yang terjadi masih berada dalam tahap yang bisa dapat tolerir. Pemberian hukuman atau sanksi tegas menurutnya tidak harus berlaku.
.
Sebab menurut Octa, semakin seseorang dapat sanksi sosial dalam suatu komunitas. Maka ia akan membentuk komunikasi baru yang akan melawan komunitas tandinganya.
.
“Sehingga anak-anak yang menjadi pelaku itu seringkali mendapat hukuman. Kadangkala harus ada yang merangkul dengan memberdayakannya agar merasa bermanfaat. Misalnya menjadikannya sebagai duta anti-bullying sekolah. Itu bisa memberikan ruang untuk berkembang,” tandasnya.
Tags: BANDARLAMPUNGbullyMalahayatiPELAJARPERUNDUNGANPsikologiREMAJA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian serius Presiden terhadap konflik antara manusia...

Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

byDelima Napitupulu
25/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperketat proteksi kesehatan warga guna membendung potensi penyebaran virus dengan istilah Super Flu. Sebagai...

Ilustrasi (MI)

Vaksinasi Rutin-Prokes Agar Terhindar dari Superflu

byDelima Napitupulu
25/01/2026

Bogor (Lampost.co) — Ancaman penularan virus influenza subtipe H3N2 varian subklade K menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat. Dosen Fakultas Kedokteran...

Berita Terbaru

Reza Arap dan Lula Lahfah
Hiburan

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah

byNana Hasan
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Pihak kepolisian terus mendalami misteri kematian selebgram Lula Lahfah secara intensif. Oleh karena itu, penyidik mengagendakan pemeriksaan...

Read moreDetails
Lucky Widja

Kabar Duka: Lucky Widja Vokalis Element Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun

26/01/2026
Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

26/01/2026
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

26/01/2026
Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.