Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menyiapkan program Pesantren Kilat bagi siswa SMA dan SMK selama bulan suci Ramadhan 2026.
Kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun karakter generasi muda dalam kehidupan modern.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa program ini fokus untuk siswa kelas 10 dan 11.
Sementara siswa kelas 12 tidak terlibat karena tengah menjalani persiapan menghadapi ujian akhir.
“Program ini kami prioritaskan untuk kelas 10 dan 11, karena kelas 12 sedang fokus menghadapi ujian. Pesantren kilat menjadi bagian dari pembentukan karakter serta penguatan fondasi keagamaan siswa,” ujar Thomas.
Rencananya, kegiatan akan berlangsung selama tiga hari dengan dua alternatif jadwal, yakni 6–8 Ramadhan atau 13–15 Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya, dinas akan menggandeng ulama serta pondok pesantren sekitar sekolah untuk memberikan pembinaan secara langsung.
Materi pun tidak sekadar ceramah keagamaan biasa. Thomas menegaskan, seluruh materi akan komprehensif dari pemateri sesuai dengan bidang keahliannya.
Fokus utama mencakup penguatan akidah sebagai dasar keimanan, pembiasaan ibadah wajib seperti salat lima waktu, hingga pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, siswa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan mental. Materi ini penting untuk membantu remaja menjaga keseimbangan emosional dalam berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang kian pesat.
“Selain akidah, ibadah, dan akhlak, ada juga materi kesehatan mental serta program-program kekinian yang relevan dengan kehidupan remaja. Kami ingin siswa tidak hanya memahami agama secara teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.








