• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/03/2026 01:39
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Ajudan Netanyahu Sebut meski Bukan ‘Good Deal’, Israel Terima Proposal Biden

Isnovan DjamaludinMedcombyIsnovan DjamaludinandMedcom
03/06/24 - 00:16
in Internasional
A A
PM Israel, Benjamin Nethanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: AFP

ADVERTISEMENT

Tel Aviv (Lampost.co)—Israel telah menerima kesepakatan mengakhiri perang di Jalur Gaza dalam proposal yang Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden umumkan pada Jumat (31/5/2024) lalu. Seorang ajudan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi hal tersebut, Minggu (2/6/2024).
Dalam sebuah wawancara dengan Sunday Times, Ophir Falk, kepala penasihat kebijakan luar negeri untuk Netanyahu, mengatakan proposal Biden adalah “kesepakatan yang kami setujui-itu bukan kesepakatan yang bagus, melainkan kami sangat ingin para sandera bebas, semuanya.”
“Ada banyak detail yang harus ditinjau kembali,” sambung Falk. Dia menambahkan persyaratan Israel, termasuk “pembebasan para sandera dan penghancuran Hamas sebagai organisasi teroris genosida,” tidak berubah.

Jumat lalu, Joe Biden mengumumkan proposal tiga fase untuk mengakhiri perang antara Israel dan kelompok pejuang Palestina Hamas di Jalur Gaza.
Fase pertama mencakup gencatan senjata dan pemulangan beberapa sandera yang Hamas tahan. Setelah itu, kedua belah pihak akan berunding mengenai penghentian permusuhan tanpa batas waktu untuk tahap kedua dan pembebasan tawanan yang masih hidup, kata Biden.
Urutan itu tampaknya menyiratkan Hamas akan terus memainkan peran dalam pengaturan tambahan dengan mediasi Mesir dan Qatar—sebuah potensi bentrokan dengan tekad Israel untuk melanjutkan kampanye guna melenyapkan Hamas selamanya.
Biden telah memuji sejumlah usulan gencatan senjata selama beberapa bulan terakhir. Masing-masing dengan kerangka kerja serupa dengan yang dia umumkan Jumat lalu, yang semuanya berakhir gagal.

‘Hari Esok yang Lebih Baik’

Februari lalu, Biden mengatakan Israel telah setuju menghentikan pertempuran menjelang Ramadan, walau gencatan senjata seperti yang harapan tidak terwujud.
Hal utama yang menjadi kendala adalah desakan Israel bahwa mereka hanya akan membahas gencatan senjata jika Hamas telah hancur. Hamas, yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur, mengatakan akan membebaskan sandera. Hanya jika ada perjanjian menuju akhir dari perang secara permanen.
Dalam pidato di Washington, Biden mengatakan usulan terbarunya menciptakan “hari esok yang lebih baik” di Gaza tanpa Hamas sebagai penguasanya. Ia tidak memerinci bagaimana hal ini akan tercapai. Dan mengakui bahwa “ada sejumlah perincian yang harus negosiasi untuk beralih dari fase satu ke fase dua.”
Falk menegaskan kembali posisi Netanyahu, bahwa “tidak akan ada gencatan senjata permanen sampai semua tujuan kami terpenuhi.”
Netanyahu berada di bawah tekanan untuk mempertahankan pemerintahan koalisinya. Dua menteri sayap kanan mengancam akan mundur sebagai bentuk protes terhadap kesepakatan apa pun yang mereka anggap akan menyelamatkan Hamas. Tokoh sentris Israel, mantan jenderal Benny Gantz, menginginkan kesepakatan tersebut menjadi pertimbangan.
Hamas untuk sementara ini menyambut baik proposal gencatan senjata Biden.

Tags: HAMASisraelProposal Biden
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika...

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Berita Terbaru

Skuad Como. Foto: AFP/Isabella Bonotto
Bola

Como Comeback Dramatis atas AS Roma, Tembus Empat Besar Liga Italia

byIsnovan Djamaludin
17/03/2026

Como (Lampost.co)–Stadion Giuseppe Sinigaglia menjadi saksi sejarah baru bagi Como 1907 dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Skuad asuhan Cesc...

Read moreDetails
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat menunaikan zakat fitrah dan zakat mal di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin, 16 Maret 2026. Dok ADPIM Lampung

Gubernur Lampung Ajak Masjid Terbuka 24 Jam Sambut Pemudik di Jalur Sumatera

16/03/2026
ASDP Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Buruk Selama Periode Mudik

ASDP Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Buruk Selama Periode Mudik

16/03/2026
BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Buruk, Gelombang Tinggi Hingga Hujan

BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Buruk, Gelombang Tinggi Hingga Hujan

16/03/2026
skuad MU rayakan kemenangan

MU Kembali ke Jalur Kemenangan, Tekuk Aston Villa 3-1

16/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.