Beirut (Lampost.co)—Pemimpin kelompok asal Lebanon Hizbullah, Hassan Nasrallah, tewas pada Sabtu (28/9/ 2024). Kelompok Hizbullah mengonfirmasi hal itu dalam sebuah pernyataan resmi yang BBC kutip.
Satu hari sebelumnya, militer Israel mengeklaim telah membunuh pemimpin kelompok yang mendapat dukungan Iran tersebut dalam serangan di Beirut, Jumat (27/9/2024).
Dalam serangkaian serangan tersebut, Israel mengaku menargetkan markas besar Hizbullah di bawah kompleks hunian warga di jantung Dahiyeh di Beirut.
Beberapa bangunan di lingkungan Haret Hreik di Dahiyeh hancur menjadi puing-puing, menurut laporan saluran televisi Al-Manar milik Hizbullah.
Ledakan itu mengguncang jendela dan rumah-rumah warga, sekitar 30 kilometer di utara Beirut. Sejumlah ambulans terlihat menuju ke tempat kejadian.
Kematian Hizbullah merupakan buntut ketegangan antara Israel dan Hizbullah sejak beberapa hari terakhir. Ketegangan ini merupakan imbas masih berlangsungnya perang antara Israel dan kelompok pejuang Palestina Hamas di Jalur Gaza.