IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 20:41
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Panas Laut Dunia Terus Naik sejak 2025, Dampaknya Bisa Picu Cuaca Ekstrem

Data yang digunakan berasal dari berbagai sumber independen sehingga memperkuat validitas hasilnya.

EffranbyEffran
14/04/26 - 16:34
in Internasional
A A
Ilustrasi - Kenaikan suhu laut. ANTARA/Xinhua.

Ilustrasi - Kenaikan suhu laut. ANTARA/Xinhua.

Jakarta (Lampost.co) – Para ilmuwan kembali mengingatkan dunia soal ancaman serius dari pemanasan laut. Hingga kini, suhu panas yang tersimpan di lautan belum menunjukkan tanda penurunan sejak mencetak rekor pada 2025.

Penelitian terbaru mencatat lautan global menyerap panas dalam jumlah sangat besar. Pada 2025 saja, lautan menyimpan sekitar 23 zettajoule energi panas. Jumlah itu setara dengan konsumsi energi manusia selama puluhan tahun.

Temuan tersebut melibatkan lebih dari 50 ilmuwan dari berbagai lembaga riset dunia. Data yang digunakan berasal dari berbagai sumber independen sehingga memperkuat validitas hasilnya.

Laut Jadi “Penyimpan Panas” Terbesar Bumi

Laut memiliki peran besar dalam sistem iklim bumi. Lebih dari 90 persen panas akibat efek rumah kaca diserap oleh lautan. Untuk itu, ilmuwan sering menyebut laut sebagai “buku catatan panas bumi”. Panas yang tersimpan di dalamnya cenderung stabil dan bertahan lama.

Berbeda dengan suhu udara, suhu laut tidak mudah berubah. Fenomena seperti El Niño dan La Niña hanya memengaruhi permukaan, bukan keseluruhan panas di dalam laut.

Penelitian itu menggabungkan data dari Chinese Academy of Sciences, Copernicus Marine Service, serta NOAA/NCEI. Tim peneliti juga melakukan analisis ulang untuk memastikan akurasi.

Hasilnya menunjukkan tren yang sama, yaitu suhu laut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kondisi 2025 menjadi yang tertinggi dalam hampir satu dekade.

Beberapa Wilayah Laut Memanas Lebih Cepat

Pemanasan laut tidak terjadi secara merata. Beberapa wilayah mencatat peningkatan suhu yang lebih cepat daripada area lain.

Wilayah yang paling terdampak meliputi:

  • Atlantik tropis dan selatan
  • Pasifik Utara
  • Samudra Selatan atau Antartika

Pada 2025, sekitar 16 persen wilayah laut global mencapai suhu tertinggi dalam beberapa dekade. Panas itu bahkan tersimpan hingga kedalaman 2000 meter dari permukaan laut.

Meski suhu permukaan laut sempat turun pada 2025, kondisi itu tidak mencerminkan penurunan panas secara keseluruhan. Perubahan dari El Niño ke La Niña memang menurunkan suhu permukaan.

Namun, panas di dalam laut tetap terakumulasi. Akibatnya, energi panas terus tersimpan dan berpotensi memicu dampak jangka panjang.

Dampak Langsung terhadap Cuaca Global

Suhu laut yang tinggi meningkatkan proses penguapan. Hal itu menambah kandungan uap air di atmosfer. Kondisi tersebut memicu curah hujan tinggi dan meningkatkan risiko badai tropis. Fenomena itu menunjukkan hubungan erat antara suhu laut dan cuaca ekstrem.

Beberapa dampak nyata yang terjadi pada 2025 antara lain:

  • Banjir besar di Asia Tenggara
  • Kekeringan ekstrem di Timur Tengah
  • Banjir di Meksiko dan Pasifik Barat Laut

Dampak Jangka Panjang bagi Kehidupan Manusia

  1. Kenaikan Permukaan Laut

Air laut yang lebih hangat akan mengalami ekspansi. Hal itu menyebabkan permukaan laut naik meski tanpa tambahan air dari es mencair.

  1. Cuaca Ekstrem Semakin Parah

Laut yang hangat melepaskan panas ke atmosfer. Kondisi itu memperkuat badai dan meningkatkan intensitas hujan ekstrem. Selain itu, suhu tinggi juga memperpanjang gelombang panas di berbagai wilayah dunia.

Peningkatan suhu laut menjadi indikator kuat krisis iklim global. Panas yang terus terakumulasi akan memicu dampak berantai yang sulit dikendalikan.

Ilmuwan menegaskan kondisi itu membutuhkan perhatian serius. Tanpa langkah mitigasi yang tepat, dampaknya akan semakin luas dan sulit dipulihkan. Kini, laut tidak hanya menjadi penyeimbang iklim, tetapi juga sinyal bahaya bagi masa depan bumi.

Tags: badai ekstremdampak suhu lautEl Nino La Ninakenaikan permukaan lautkrisis iklim globalpanas laut duniapemanasan global lautpemanasan laut globalperubahan iklim lautsuhu laut 2025
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Presiden Prabowo Subianto menjalani kunjungan kenegaraan ke Moskow pada 13 April 2026. (Foto: AFP/IGOR IVANKO)

Prabowo dan Putin di Moskow: Bahas Ketahanan Energi hingga Geopolitik Dunia

byEffran
14/04/2026

Moskwa (Lampost.co) -- Presiden Prabowo Subianto menjalani kunjungan kenegaraan ke Moskow pada 13 April 2026. Agenda utama kunjungan itu adalah...

Ledakan di Teheran, Iran (13/6). (AP)

Gagal Damai AS-Iran, Pasar Global Bergejolak! Dolar, Emas, dan Minyak Siap Bergerak

byEffran
14/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran langsung memicu kekhawatiran investor global. Sentimen pasar berubah cepat...

Wakil Presiden AS JD Vance bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selama pertemuan mereka pada 11 April 2026 di Islamabad, Pakistan. Jacquelyn Martin - Pool/Getty Images

Perundingan AS-Iran Buntu, JD Vance Ungkap Alasan Gagalnya Kesepakatan di Islamabad

byEffran
13/04/2026

Jakarta – Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Negosiasi intens selama 21 jam di Islamabad,...

Berita Terbaru

pemain fiorentina rayakan gol
Bola

Fiorentina Tekuk Lazio, Jauhi Ancaman Zona Merah

byIsnovan Djamaludin
14/04/2026

Florence (Lampost.co)–Fiorentina sukses mengamankan tiga poin krusial dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi pada pekan ke-32 Liga Italia (Serie...

Read moreDetails
predator helios 16 ai

Predator Helios 16 AI Resmi Rilis, Laptop Monster untuk Kreator

14/04/2026
lost castle 2 rilis

Lost Castle 2 Siap Rilis Juni 2026, Ini Bocoran Fitur Barunya

14/04/2026
DPRD LAMPUNG DAPAT PENGHARGAAN LAMPUNG POST..

DPRD Lampung Pilar Legislasi Strategis dan Pengawal Aspirasi Pembangunan Inklusif

14/04/2026
vivo y31d pro

Vivo Y31d Pro Resmi di Indonesia, HP Tangguh Baterai 7000mAh

14/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.