• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 20/01/2026 05:01
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

Sekjen PBB Serukan Transisi Energi Adil dalam Negosiasi COP30 Brasil

Seruan keras Sekjen PBB Antonio Guterres menunjukkan dunia tidak punya waktu lagi sehingga negara-negara harus mencapai kesepakatan yang kuat, adil, dan cepat agar target pengurangan emisi, perlindungan hutan, dan pendanaan iklim dapat tercapai.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
21/11/25 - 23:23
in Internasional
A A
Sekjen PBB Serukan Transisi Energi Adil dalam Negosiasi COP30 Brasil

COP30 Brasil. (Antara/HO/KLH)

Belem (Lampost.co) — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres kembali mendesak negara-negara bergerak cepat menghadapi krisis iklim global yang memburuk. Seruan keras itu ia sampaikan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 atau COP30 Brasil di Kota Belem, Amazon, Kamis, 20 November 2025.

Poin Penting:

  • PBB mendesak kesepakatan adil di COP30 Brasil.

  • Sekjen PBB ingin aksi cepat menghadapi krisis iklim global.

  • Negara maju wajib pimpin transisi energi dan pendanaan iklim.

Konferensi iklim terbesar dunia itu memasuki tahap akhir negosiasi. Karena itu, Guterres menekankan pentingnya kesepakatan iklim yang adil, cepat, dan seimbang demi keselamatan jutaan orang yang kian rentan.

Menurut Guterres, krisis iklim global kini menekan berbagai negara, terutama wilayah yang menghadapi banjir, kekeringan, kebakaran hutan, dan kenaikan permukaan laut. Karena itu, ia meminta seluruh delegasi menuntaskan negosiasi tanpa menunda.

Baca juga:

“Kelompok rentan tidak bisa menunggu lagi. Mereka membutuhkan tindakan nyata,” kata Guterres.

Sekjen PBB juga menilai kemajuan sejak Perjanjian Paris 2015 belum cukup mengurangi dampak perubahan iklim global.

Desakan Penurunan Emisi secara Drastis

Lebih jauh, Guterres meminta negara-negara mencapai puncak emisi secepat mungkin. Ia menekankan penurunan emisi harus mencapai setengahnya pada dekade ini, lalu menuju net-zero pada 2050 dan net-negative setelah itu.

Karena itu, Sekjen PBB kembali menyoroti kewajiban negara maju memimpin transisi energi bersih dan menghentikan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Seruan tersebut mengikuti kesepakatan COP28 Dubai yang menegaskan perlunya transisi yang adil, tertib, dan setara.

Perlindungan Hutan Amazon 

Selain itu, Sekjen PBB menyoroti urgensi perlindungan ekosistem. Menurutnya, harus menghentikan penggundulan hutan global dan membaliknya sebelum 2030. Langkah itu penting agar alam tetap menjadi pelindung dan bukan korban dari krisis iklim.

Amazon, yang menjadi lokasi COP30 Brasil, menjadi simbol penting pertarungan dunia melawan krisis iklim.

Tingkatkan Pendanaan Iklim

Sekjen PBB juga menegaskan solusi iklim tidak akan berjalan tanpa pendanaan besar dan berkelanjutan. Karena itu, negara maju harus mengamankan setidaknya 300 miliar dolar AS per tahun hingga 2035 untuk pendanaan iklim global.

Selanjutnya, pendanaan harus meningkat hingga 1,3 triliun dolar AS per tahun. Ia menekankan sistem keuangan global mampu membuka ruang pendanaan besar jika ada reformasi.

“Bank pembangunan multilateral harus memainkan peran menentukan,” ujarnya.

Guterres juga mengingatkan banyak negara ingin bertindak, namun terhambat biaya tinggi transisi energi dan teknologi. Karena itu, ia meminta negara kaya menunjukkan tanggung jawab historis atas emisi yang mereka hasilkan.

Iktikad Politik Menjadi Masalah Utama

Meski berbagai strategi iklim telah tersedia, Sekjen PBB menyebut hambatan terbesar tetap sama: iktikad politik. Ia menilai banyak negara menunjukkan komitmen di forum internasional, tetapi kebijakan domestik tidak sejalan.

“Kita tahu apa yang harus dilakukan. Yang kurang adalah kemauan politik,” katanya.

Dengan waktu negosiasi yang semakin sempit, Guterres meminta COP30 menghasilkan keputusan berani dan mampu mengubah arah krisis iklim. Ia berharap konferensi ini mencetak terobosan besar yang dapat mempresentasikannya pada peringatan 10 tahun Perjanjian Paris.

Tags: aksi iklim PBBAntonio GuterresCOP30 BelemCOP30 Brasilemisi karboniklim duniakrisis iklim globalnet-zeropendanaan iklimpenggundulan hutanpengurangan emisiPerjanjian ParisPerubahan Iklimtransisi energi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

byRicky Marlyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dalam konflik politik global, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi sebagaimana amanat konstitusi. "Konflik...

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation.

Sri Mulyani Resmi Jadi Dewan Direksi Gates Foundation Milik Bill Gates

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation. Lembaga filantropi...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters)

Trump Naikkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengumumkan kebijakan tarif keras yang berpotensi mengguncang...

Berita Terbaru

Ricky Harun
Hiburan

Dituding Karaoke Bersama LC, Ricky Harun Beri Respons Bijak di Media Sosial

byNana Hasan
19/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama aktor Ricky Harun mendadak menjadi sorotan utama di berbagai platform media sosial. Hal ini terjadi setelah...

Read moreDetails
Lisa Blackpink

Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix ‘Tygo’ di Bandung, Lokasi Stone Garden Jadi Sorotan

19/01/2026
dr richard lee

Alasan dr. Richard Lee Batal Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Perlindungan Konsumen

19/01/2026
Kebut Pembangunan Tanggul di Way Kambas

Kebut Pembangunan Tanggul di Way Kambas

19/01/2026
ahmad dhani siap untuk inara rusli

Ahmad Dhani Hebohkan Panggung, Mengaku ‘Siap’ Untuk Inara Rusli

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.