Jakarta (Lampost.co) — Saat kita mengalami sembelit bisa jadi karena kekurangan cairan atau serat dalam makanan.
Sehingga kondisi yang tidak nyaman karena sembelit ini harus kita atasi untuk menjaga kesehatan tubuh.
Namun ternyata ada minuman yang dapat membantu mengatasi kondisi sembelit ini.
Baca Juga:
Ini 4 Minuman di Pagi Hari untuk Membantu Menurunkan Berat Badan
Mengutip dari Eatingwell, Kamis, 30 Oktober 2025, ahli gastroenterologi dan penulis buku terlaris, Will Bulsiewicz, MD, telah membagikan minuman yang menurutnya sepadan.
Minuman ini tidak hanya pilihan sehat untuk memulai pagi. Namun kandungan utamanya yang kaya serat dan khasiatnya yang menghidrasi dapat membantu buang air besar.
Minuman ini berisi air, dua sendok makan biji chia, dan perasan lemon bisa menjadi pilihan.
“Kalau kamu makan 2 sendok makan biji chia, ada 12 gram karbohidrat, dan 10 gram di antaranya adalah serat, sungguh luar biasa. Kamu bisa mendapatkan 10 gram serat dalam minuman pagimu,” katanya melansir Antara.
Ia juga mengatakan bahwa pola makan tinggi serat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan usus.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi 22 hingga 34 gram serat setiap hari. Minuman biji chia ini akan sangat membantu mencapai tujuan tersebut.
“Biji chia sebenarnya menyerap 12 kali beratnya sendiri. Ketika menyerapnya, mereka akan membentuk gel yang kita kenal atau setidaknya akan kita kenal saat mandi air hangat. Tetapi gel itu sebenarnya juga baik untuk mikrobioma kita,” ujarnya.
Terhidrasi
Tetap terhidrasi merupakan faktor penting lainnya jika ingin mengatasi sembelit.
Air merupakan aspek penting bagi sistem pencernaan dan dapat membantu tubuh menyerap nutrisi. Hal ini agar makanan tetap lancar di dalam saluran pencernaan.
Namun demikian yang perlu kita perhatikan, berapa banyak biji chia yang harus kita konsumsi dan bagaimana asupan ini dapat memengaruhi gaya hidup. Biji chia dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu dan dapat menyebabkan kelebihan serat.
Mengonsumsi terlalu banyak serat dapat menyebabkan gas, kembung, dan bahkan memperparah sembelit jika kita tidak mengonsumsi cukup cairan.








