Jakarta (lampost.co)–Tren cuci hidung anak belakangan mendadak viral. Kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk melakukan itu? Dokter Spesialis Anak dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A memberi panduang cara praktis menjaga kebersihan hidung.
Ia menjelaskan bahwa mencuci hidung membantu menjaga kesehatan hidungmembersihkan dari lendir dan berbagai kotoran di udara. “Itu sudah ada riset penelitiannya dan terbukti efektif. Kita semprotkan itu bukan menggunakan air. Tapi cairan infus, Harus cairan infus yang serupa cairan tubuh, jadi harus NaCl,” kata dr. Kanya.
Terkait dengan tren cuci hidung anak yang viral di jagat media sosial, ia mengatakan bahwa tindakan tersebut berfungsi untuk mencuci lendir-lendir dalam hidung. Kemudian membilas bakteri, kuman, jamur dan kotoran yang menempel sehingga anak dapat bernapas lebih lega.
Percepat Penyembuhan
Menurutnya, virus yang menempel pada saluran pernapasan dapat cepat terbuang dan mempercepat penyembuhan pasien. “Jadi hidung tidak mampet, lendirnya hilang. Anaknya jadi lebih nyaman, mau makan, mau tidur lebih senang. Tidak rewel,” kata dokter lulusan Universitas Brawijaya itu.
Dokter Kanya mengatakan tidak ada batasan untuk mencuci hidung karena tindakan tidak menyebabkan overdosis atau efek samping. Karena hanya menggunakan cairan biasa. Cara ini juga bisa saat tidak mengalami pilek sekalipun.