• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 14/02/2026 11:17
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Label Alami tak Menjamin Keamanan, Masyarakat Harus Kritis Jika Ingin Mengonsumsi Suplemen

Masyarakat agar selalu kritis saat ingin mengonsumsi suplemen.

Ricky MarlybyRicky Marly
24/06/25 - 23:52
in Kesehatan
A A
Label Alami tak Menjamin Keamanan, Masyarakat Harus Kritis Jika Ingin Mengonsumsi Suplemen

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Director Research Development and Scientific Affairs Asia Pacific dari Herbalife, Alex Teo menyebutkan bahwa label alami tak selalu aman. Sehingga masyarakat agar selalu kritis saat ingin mengonsumsi suplemen.

Para ahli mengingatkan bahwa label alami tidak serta merta menjamin keamanan atau efektivitas produk tersebut.

Alex menjelaskan bahwa di tengah lonjakan minat pada suplemen alami, penting bagi konsumen untuk memahami kandungan dan dosis. Serta kemungkinan interaksi bahan dengan obat lain.

Baca Juga:

Ini 4 Hal yang Perlu Jadi Perhatian Saat Mengonsumsi Suplemen Vitamin

“Label alami kerap diasosiasikan dengan keamanan. Padahal sejumlah bahan herbal dapat memicu efek samping jika dikonsumsi berlebihan atau berinteraksi dengan obat tertentu,” kata Teo dalam keterangan tertulis, Senin, 23 Juni 2025, melansir Antara.

 

BPOM

Di Indonesia, pengawasan terhadap suplemen kesehatan sudah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atur melalui sejumlah regulasi. Termasuk Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2024 tentang Penandaan Produk dan Nomor 24 Tahun 2023 mengenai persyaratan mutu dan keamanan.

Peraturan ini menggarisbawahi pentingnya konsumen untuk memahami informasi produk secara cermat sebelum mengonsumsinya.

Selain itu, masyarakat juga masih mempercayai sejumlah mitos seputar suplemen alami.

Di antaranya adalah anggapan bahwa produk alami bebas dari risiko. Serta dapat kita konsumsi tanpa batas atau bahkan menggantikan peran obat-obatan.

 

Berdampak negatif

Menurut Teo, tidak sedikit bahan alami yang bisa berdampak negatif pada tubuh jika tidak kita gunakan secara tepat. Akar licorice, misalnya, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika kita konsumsi berlebihan.

Ia menekankan bahwa baik produk alami maupun sintetis harus kita nilai berdasarkan bukti ilmiah, uji laboratorium, dan konsultasi medis.

Menurutnya, pemilihan suplemen yang tepat harus mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

“Pendekatan berbasis sains, bukan sekadar tren atau label, adalah kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang,” ujar Teo.

Source: Ricky Marly
Via: Antara
Tags: BPOMKESEHATANlabel alamiobatSuplemen
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi IX DPR mendorong pemerintah untuk segera melakukan mitigasi dan surveilans ketat guna mencegah penyebaran virus Nipah. Langkah...

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus...

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Berita Terbaru

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Sabtu, 14 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Minggu, 14 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Gempa 1.9 Magnitudo di Wilayah Selat Sunda

14/02/2026
Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto saat memberi arahan ketika Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Dukung Penuh Penegakan Ketertiban dan Hukum di Lampung

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Pemprov Lampung – Kodam XXI/Radin Inten Bersinergi Ciptakan Stabilitas Keamanan

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

14/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.