Berawal dari Gowes Komunitas, Berujung Penangkapan Pencuri Sepeda

Menurut Indra, mereka terus mengawasi gerak-gerik pelaku hingga memasuki kawasan Jalan Sultan Agung.

Editor Ricky Marly, Penulis Asrul Septian Malik
Sabtu, 23 Mei 2026 08.34 WIB
Berawal dari Gowes Komunitas, Berujung Penangkapan Pencuri Sepeda
Penangkapan diduga pencuri sepeda. (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Aksi gowes malam Komunitas Uka-Uka berubah menjadi pengejaran dramatis setelah mereka memergoki seorang pria membawa sepeda Fixie yang diduga hasil curian di Jalan Sultan Agung, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis malam, 21 Mei 2026.

Salah seorang anggota komunitas, Indra, mengatakan peristiwa itu bermula saat dirinya bersama dua rekannya, Bowo dan Engkun, pulang dari gowes rutin malam Jumat dari arah Fajar Baru menuju Jalan Ki Maja.

Saat melintas di kawasan rel kereta api Jalan Ki Maja, mereka berhenti di sebuah warung karena salah satu rekannya hendak membeli rokok. Di lokasi itu, mereka melihat sebuah sepeda Fixie yang dikenali sebagai barang curian.

“Bowo langsung mengenali sepeda itu, lalu kami memutuskan memutar balik dan menghampiri pria tersebut,” kata Indra, Jumat, 22 Mei 2026.

Baca Juga:

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Karaoke, Mantan Direktur Dilaporkan ke Polisi

Ketiganya kemudian mendekati pria itu sambil mengajaknya berbincang santai agar tidak menimbulkan kecurigaan. Pria tersebut mengaku bernama Arik dan menyebut sepeda itu milik temannya.

Namun, jawaban yang berubah-ubah membuat mereka semakin curiga. Kecurigaan bertambah ketika pria itu tiba-tiba membahas soal narkoba di tengah percakapan.

Menurut Indra, mereka terus mengawasi gerak-gerik pelaku hingga memasuki kawasan Jalan Sultan Agung. Saat kondisi sekitar mulai ramai warga, pria tersebut mendadak panik dan melarikan diri menggunakan sepeda.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Indra bersama rekannya mengejar pelaku sejauh hampir dua kilometer sebelum akhirnya berhasil diamankan.

“Dia sempat lolos lagi setelah kami pegang. Akhirnya Bowo berhasil menarik jaketnya dan pelaku jatuh,” ujar Indra.

Warga sekitar yang melihat kejadian turut membantu mengejar pelaku. Setelah tertangkap, pria itu sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum berhasil dilerai.

Barang Mencurigakan

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, identitas pelaku diduga bukan seperti nama yang disebutkan sebelumnya. Di dalam jaketnya, terdapat sejumlah barang mencurigakan seperti obeng dan alat lain yang diduga ia gunakan untuk membobol kunci.

“Kami juga berhati-hati karena khawatir dia membawa senjata tajam,” katanya.

Tak lama berselang, polisi datang setelah menerima laporan warga. Petugas kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sepeda Fixie, telepon genggam, helm, jaket, dan sejumlah peralatan lainnya.

Pelaku selanjutnya polisi bawa ke Polsek Labuhan Ratu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI