• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/03/2026 19:58
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kriminal

Motif Dendam, Pegawai Bulog di Tulangbawang Tewas Dibunuh

Wandi BarboyAndi ApriadibyWandi BarboyandAndi Apriadi
28/03/26 - 17:26
in Kriminal, Tulang Bawang
A A
Motif Dendam, Pegawai Bulog di Tulangbawang Tewas Dibunuh

Warga membantu ambulans yang membawa pegawai Bulog yang menjadi korban pembunuhan karena motif dendam. (Dok Warga)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co): Seorang pegawai Bulog Kantor Cabang Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang, berinisial AF (40), tewas setelah pelaku menyerangnya dengan senjata tajam di depan kamar indekosnya di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Jumat, 13 Maret 2026.

Pelaku menghabisi korban dugaannya karena menyimpan rasa sakit hati setelah korban menegurnya terkait keributan di lingkungan indekos.

Rekan korban sekaligus saksi mata, Suhebi, membantah kabar yang menyebut peristiwa itu terpicu karena perebutan pemandu lagu di tempat hiburan malam. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar.

“Tidak ada keributan karena LC. Saya dan rekan-rekan korban menjadi saksi. Informasi yang beredar itu tidak benar. Pelaku sakit hati dengan korban,” kata Suhebi, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan, konflik bermula ketika salah satu pelaku kerap membuat keributan di belakang kos tempat ia dan korban tinggal. Penghuni kos kemudian meminta korban menegur pelaku agar tidak mengganggu ketenangan lingkungan.

Setelah mendapat teguran, pelaku mendatangi korban pada pagi hari untuk meminta maaf. Suhebi mengaku sempat menyarankan korban agar memaafkan pelaku.

“Saya sudah bilang ke korban untuk memaafkan. Korban lalu keluar menemui pelaku. Mereka sempat berbicara. Saya dengar pelaku berkata, ‘gua ngomong apa sama lo’, lalu korban menjawab, ‘sudahlah, tidak apa-apa’,” ujarnya.

Namun situasi tiba-tiba berubah. Seorang pelaku lain muncul dari lorong indekos sambil membawa senjata tajam dan berusaha menyerang.

“Saya langsung refleks masuk ke dalam kamar. Korban masih berada di luar bersama pelaku,” kata Suhebi.

Ia kemudian meminta bantuan penghuni indekos lainnya. Tak lama berselang, pemilik indekos berteriak meminta pertolongan. Saat para penghuni keluar, mereka menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah, sementara pelaku melarikan diri.

“Ketika kami keluar, korban sudah tergeletak. Pelaku sudah tidak ada di lokasi,” ucapnya.

Suhebi kembali menegaskan bahwa pelaku melakukan penganiayaan hingga menewaskan korban karena berlatarbelakang dendam pribadi, bukan persoalan perebutan pemandu lagu.

“Intinya pelaku sakit hati dengan korban. Bukan karena rebutan LC, itu tidak benar,” tegasnya.

Tanggapan Kepolisian

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, memastikan pihak kepolisian tidak pernah menyampaikan motif kejadian terkait pemandu lagu maupun keributan di tempat karaoke.

“Kami tidak pernah memberikan keterangan bahwa penyebab keributan karena rebutan LC atau terjadi di tempat karaoke. Motif pelaku adalah dendam terhadap korban,” kata Yuni.

Ia juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban dan berharap keluarga mendapat ketabahan.

“Kami turut berduka cita atas kepergian korban. Semoga istri dan keluarga banyak bersabar,” ujarnya.

Tags: motif balas dendammotif dendampegawai bulog kantor cabang pagar dewapegawai bulog tewas dibunuhpegawai bulog tulangbawang tewasperistiwa kriminal di tulangbawang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berhasil membongkar praktik pertambangan emas ilegal berskala besar kawasan perkebunan PTPN I Regional 7, Kabupaten Way Kanan. Dok Polda Lampung

Penyidik Rampungkan Berkas Perkara Tambang Emas Ilegal

byDelima Napitupuluand1 others
27/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Polda Lampung terus mengakselerasi penanganan kasus pertambangan emas tanpa izin (PETI) berskala besar yang beroperasi di lahan perkebunan...

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Forkopimda saat memberikan keterangan pers usai monitor malam takbiran di Pos Yan Masjid Al Bakrie, Jumat, 20 Maret 2026. Dok

Polda Lampung Terjunkan 3.900 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran

byTriyadi Isworoand1 others
20/03/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengerahkan 3.900 personel gabungan. Ini untuk mengamankan perayaan malam takbiran dan Hari...

Warga Pekon Way Jambu, Pesisir Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki mengapung di Muara, Pasar Senen, Jumat, 20 Maret 2026. Dok Warga

Peratin Pagar Dalam Pesisir Barat Tewas Mengapung di Muara Senin

byTriyadi Isworoand1 others
20/03/2026

Pesisir Barat (Lampost.co) – Warga Pekon Way Jambu, Pesisir Selatan geger dengan penemuan mayat laki-laki mengapung di Muara, Pasar Senin,...

Berita Terbaru

ilustrasi THR1
Ekonomi dan Bisnis

Kemnaker Tegaskan Laporan THR 2026 Harus Ditindak Cepat, Pengawasan Diperketat

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/03/2026

  Bandar Lampung (Lampost.co)—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan setiap laporan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2026 tidak akan membiarkannya menumpuk...

Read moreDetails
Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

Lestari Moerdijat: Bergerak Bersama Ciptakan Ruang Digital Aman Anak

28/03/2026
Citra satelit memotret kondisi prakiraan cuaca wilayah Provinsi Lampung. Dok. BMKG.

Waspada Potensi Hujan Mengguyur Lampung Hingga 1 April 2026, Ini Wilayahnya

28/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok. BMKG

Peringatan Dini Bandar Lampung Siaga Banjir

28/03/2026
Motif Dendam, Pegawai Bulog di Tulangbawang Tewas Dibunuh

Motif Dendam, Pegawai Bulog di Tulangbawang Tewas Dibunuh

28/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.