• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 16/02/2026 11:20
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lamban Pilkada

Biaya Politik Mahal Jadi Akar Masalah Korupsi Kepala Daerah

Maraknya kasus korupsi yang menjerat kepala daerah, termasuk praktik jual beli jabatan. Bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan kegagalan sistemik dan struktural.

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
21/01/26 - 22:51
in Lamban Pilkada, Pemilu, Politik
A A
Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 20 Januari 2025. Dok. Antara

Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 20 Januari 2025. Dok. Antara

Jakarta (Lampost.co) – Maraknya kasus korupsi yang menjerat kepala daerah, termasuk praktik jual beli jabatan. Bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan kegagalan sistemik dan struktural.

Lemahnya desain kebijakan, rapuhnya pengawasan, serta tingginya biaya politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Menjadi celah lebar bagi penyalahgunaan kekuasaan.

Hal itu tersampaikan oleh Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman M Suparman. Ia mengungkapkan bahwa intervensi kepala daerah dalam pengisian jabatan birokrasi masih sangat kuat. Meskipun secara formal telah diatur melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel).

“Dari kacamata kami, ini persoalan sistemik dan struktural. Problemnya terkondisikan dan diberi peluang oleh kebijakan serta tata kelola kelembagaan yang ada,” ujar Herman pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kemudian Herman menjelaskan, meski proses seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) daerah melibatkan pansel yang harapannya independen. Namun pada kenyataannya tim tersebut sering kali berada di bawah bayang-bayang kekuasaan kepala daerah.

“Secara normatif ada pansel yang independen. Tetapi faktanya mereka adalah bagian dari ekosistem kebijakan kepala daerah itu sendiri. Jadi meskipun keluar tiga nama, tidak ada jaminan itu benar-benar berdasarkan kapasitas dan integritas,” kata Herman.

Selanjutnya kondisi ini diperparah dengan praktik “jemput bola” oleh kepala daerah yang mendorong figur tertentu untuk maju saat pendaftar minim. Menurutnya, lemahnya pengawasan internal kian memperburuk keadaan.

“Inspektorat itu OPD, dan OPD adalah bawahan kepala daerah. Bagaimana mungkin kita berharap pengawasan internal bisa objektif dan optimal?” tegasnya.

Dampak Penghapusan KASN

Sementara itu, pada pengawasan eksternal, KPPOD menyayangkan penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Undang-Undang ASN Nomor. 20 Tahun 2023. Padahal, KASN memiliki peran vital dalam mengawal sistem merit agar promosi, mutasi, dan demosi ASN bersih dari intervensi politik.

“Dengan dihapusnya KASN, pengawasan sistem merit menjadi semakin lemah. Padahal itu instrumen penting untuk mencegah intervensi politik dalam birokrasi,” imbuhnya.

Kemudian Herman menekankan perlunya melihat persoalan korupsi dari sisi hulu. Terutama menyangkut biaya politik yang sangat tinggi. Hal inilah yang ditengarai menjadi motif utama kepala daerah nekat melakukan korupsi meski risiko hukum menanti.

“Kita harus bertanya, kenapa mereka masih berani?. Karena pada hulunya, sistem politik dan biaya pilkada yang sangat mahal memberi tekanan besar kepada kepala daerah untuk ‘balik modal’,” paparnya.

Selain biaya politik, Herman menyoroti rapor merah partai politik dalam proses rekrutmen. Ia mencatat tren yang mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.

“Semua kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang 2025 dan 2026 adalah calon yang diusung partai politik, bukan calon independen. Ini menunjukkan ada persoalan serius dalam proses rekrutmen dan kaderisasi partai,” katanya.

Kemudian Herman memperingatkan bahwa selama korupsi kepala daerah hanya terpandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan. Praktik lancung ini akan terus berulang. “Karena ini masalah sistemik, maka solusinya juga harus mulai dari hulu, bukan hanya menutup celah di hilir,” pungkas Herman.

 

Tags: Anggaran Pendapatan dan Belanja DaerahAPBDBupati PatiBupati WalikotaDede YusufDirektur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerahdpr riGubernurHerdiansyah HamzahHerman M Suparmanjawa tengahJawa TimurkekuasaanKepala DaerahKomisi Pemberantasan KorupsiKORUPSIKPKKPPODMaidiOperasi Tangkap TanganOTTPeneliti Pusat Studi Anti KorupsiPILKADAPOLITIKsaksiSudewoUniversitas MulawarmanWakil Ketua Komisi II DPRWali Kota Madiun
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

byRicky Marlyand1 others
13/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk merealisasikan sejumlah kebijakan dan langkah afirmasi yang ada. Hal ini...

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andi Robi usai klarifikasi terkait laporan dugaan pengempisan ban mobil milik seorang mahasiswi Universitas Bandar Lampung (UBL). Dok

Setelah Dipanggil BK DPRD Lampung, Andi Robi Bungkam

byTriyadi Isworoand1 others
09/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Lampung memanggil anggota DPRD Provinsi Lampung, Andi Robi. Ini untuk memberikan...

Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Lampung memanggil anggota DPRD Provinsi Lampung, Andi Robi untuk klarifikasi terkait laporan dugaan pengempisan ban mobil milik seorang mahasiswi Universitas Bandar Lampung (UBL). Dok

Usai Klarifikasi, BK DPRD Lampung Bersiap Gelar Pembuktian Dugaan Pelanggaran Etik Andi Robi

byTriyadi Isworoand1 others
09/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Lampung mengebut penanganan kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota dewan Andi...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung dan Kemenkraf Tingkatkan Kualitas Dapur MBG
Humaniora

Pemprov Lampung dan Kemenkraf Tingkatkan Kualitas Dapur MBG

byRicky Marlyand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersinergi untuk meningkatkan kualitas dapur Makan...

Read moreDetails
MCU - Tom Holland di film Spider-Man

7 Bocoran Proyek MCU Tahun 2026: Avengers hingga Spider-Man Kembali!

16/02/2026
Poster film Chaos Walking

Sinopsis Chaos Walking di Vidio: Dunia Tanpa Rahasia yang Satukan Tom Holland dan Daisy Ridley

16/02/2026
15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

16/02/2026
film korea romantis

5 Rekomendasi Film Korea Romantis Terbaik untuk Merayakan Hari Valentine

16/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.