IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 00:18
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lamban Pilkada

Perludem Sebut Pilkada via DPRD Mendegradasi Demokrasi

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Haykal menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik Indonesia

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
30/12/25 - 13:32
in Lamban Pilkada, Lampung Memilih, Pemilu, Politik
A A
Logo Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) FOTO/HO/perludem.org

Logo Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) FOTO/HO/perludem.org

Jakarta (Lampost.co) – Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Haykal menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik Indonesia. Ia menilai alasan efisiensi yang tergunakan untuk mengembalikan Pilkada kepada DPRD adalah narasi yang dibuat-buat untuk melegitimasi kemunduran demokrasi.

Kemudian Haykal menegaskan bahwa membengkaknya ongkos politik bukan karena mekanisme penyelenggaraan pemilu. Melainkan oleh praktik tidak etis dan biaya gelap yang justru terpelihara oleh para aktor politik sendiri.

“Pertama yang harus dijawab adalah apakah benar biaya politik tinggi itu karena sistem langsung?. Menurut kami, biaya tinggi itu karena praktik tidak etis dan biaya gelap yang dimakmurkan atau dibiasakan oleh aktor politik kita. Sehingga pemilih pun terbiasa akan hal itu,” ujar Haykal kepada Media Indonesia, Selasa, 30 Desember 2025.

Baca Juga: 

https://lampost.co/lamban-pilkada/tampung-pendapat-masyarakat-ihwal-pilkada-lewat-dprd/

Selanjutnya Haykal menyatakan yang membuat biaya Pilkada menjadi sangat mahal adalah praktik mahar politik. Apalagi untuk mendapatkan tiket pencalonan hingga politik uang (money politics) menggaet suara. Ia menilai menyalahkan sistem Pilkada langsung atas munculnya biaya-biaya ilegal tersebut adalah sebuah kekeliruan yang sengaja.

“Tingginya biaya politik bukan karena penyelenggaraannya, tetapi karena praktik biaya gelap. Mulai dari mahar politik untuk menjadi calon, belum lagi bicara politik uang, dan sebagainya,” tegasnya.

Kemunduran Demokrasi

Selanjutnya Haykal memandang wacana pengembalian Pilkada kepada DPRD sebagai bentuk regresi atau kemunduran demokrasi. Haykal menyebut elit politik saat ini tengah membangun narasi tanpa dasar kebenaran yang kuat. Apalagi hanya demi menarik kembali hak pilih dari tangan rakyat.

“Bagi kami, alasan untuk mengurangi biaya politik ini adalah alasan yang mereka buat-buat dan terus-menerus tersampaikan tanpa dasar kebenaran. Ini adalah upaya untuk mendegradasi dan melakukan regresi terhadap demokrasi kita. Dengan cara mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD,” pungkas Haykal.

Sebelumnya, sejumlah partai politik mengusulkan Pilkada lewat DPRD. Para pendukung Pilkada lewat DPRD berargumen bahwa negara perlu melakukan efisiensi besar-besaran menyusul beban APBN yang berat.

Baca Juga: 

https://lampost.co/lamban-pilkada/zulhas-muhaimin-dasco-bahas-agenda-politik-di-rumah-bahlil/

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menjelaskan pilihan untuk mendukung Pilkada lewat DPRD. Baik tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi. Ini berdasarkan pertimbangan efisiensi anggaran dan efektivitas proses politik.

“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD. Kami melihat ini lebih efisien dari berbagai sisi, mulai dari penjaringan kandidat hingga mekanisme pemilihannya,” ujar Sugiono melalui keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.

Kemudian Sugiono membeberkan data lonjakan anggaran Pilkada yang sangat signifikan. Ia mencatat bahwa dana hibah APBD untuk Pilkada pada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun. Namun angka tersebut membengkak drastis pada 2024 hingga menembus lebih dari Rp37 triliun.

“Itu merupakan jumlah yang bisa tergunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif. Seperti peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan secara serius,” katanya

Tags: Arief Rosyid HasanBahlil Lahadalia.BupatiDewan Perwakilan Rakyat DaerahDPRDEddy SoeparnoGERINDRAGOLKARGubernurHaykalKetua Harian Partai GerindraKetua Umum PANKetua Umum Partai GerindraKetua Umum Partai GolkarKetua Umum PKBkoalisi pemerintahanMuhaimin IskandarPANPartai AcehPartai Bulan BintangPartai DemokratPartai GarudaPartai Gelora Indonesiapartai gerindraPemilihan Kepala DaerahpenelitiPerkumpulan untuk Pemilu dan DemokrasiPerludemPILKADAPKBPresiden Prabowo SubiantoPRIMAPSISekretaris Jenderal DPP Partai GerindraSufmi Dasco AhmadSugionowakil ketua mpr riWakil Ketua Umum AMPIWALIKOTAZulkifli Hasan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep menyampaikan arahan saat Konsinyering DPW PSI di Jakarta, Minggu, 12 April 2026. Dok PSI

PSI Target Pembentukan Struktur Partai di 2.654 Desa

byNurand1 others
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung bergerak cepat memasang target pembentukan struktur...

Ketua DPW PSI Provinsi Lampung, Achmad Ridho Julian foto bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Dok PSI

Kaesang Pangarep Dijadwalkan Sapa Kader PSI Lampung Pekan Ini

byNurand1 others
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) –-- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep teragendakan menyapa para kader PSI Lampung. Agenda tersebut...

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep menyampaikan arahan saat Konsinyering DPW PSI di Jakarta, Minggu, 12 April 2026. Dok PSI

PSI Panaskan Mesin Partai

byNurand1 others
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) --– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin partai menyambut pesta demokrasi ke depan. Hal tersebut tampak...

Berita Terbaru

pelatih PSG, luis enrique1
Bola

Luis Enrique Siapkan Mental Baja PSG Hadapi ‘Neraka’ Anfield

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

Liverpool (Lampost.co)–Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan skuadnya tidak akan datang ke Stadion Anfield dengan niat bermain bertahan atau...

Read moreDetails
Lampura Pionir Kemandirian Ekonomi Desa di Lampung Executive Forum

Lampura Pionir Kemandirian Ekonomi Desa di Lampung Executive Forum

14/04/2026
Pelatih Barcelona, Hans-Dieter (Hansi) Flick

Hansi Flick Kobarkan Semangat ‘Remontada’ Barcelona Hadapi Atletico

14/04/2026
Pelatih Liverpool, Arne Slot

Misi ‘Comeback’ di Anfield, Liverpool Harus Tampil ‘Spesial’

14/04/2026
Dua pelaku pencuri burung merpati/Dok Polresta Bandar Lampung

Polisi Ringkus Pencuri Merpati Kolongan di Teluk Betung Timur

14/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.