Bandar Lampung (Lampost.co) – Sebanyak 4.232 personil gabungan siap mengamankan mudik Lebaran 2026 wilayah Provinsi Lampung. Personel gabungan tersebut dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Sebagai bagian dari pengamanan arus mudik Lebaran, Polda Lampung menyiapkan 92 pos yang tersebar berbagai titik strategis. Terdiri dari 57 Pos Pengamanan (Pos Pam), 17 Pos Pelayanan (Pos Yan), 16 Posko Bencana, serta 2 Pos Terpadu.
“Pengamanan tersebut terdukung oleh 4.232 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfy Assegaf, Senin, 16 Maret 2026.
Kemudian ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terjadi peningkatan jumlah kendaraan. Terutama yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni dalam beberapa hari terakhir.
“Alhamdulillah kesiapan kita semuanya sudah on seat dan tidak ada kendala berarti,” ujarnya.
Selanjutnya untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan. Pihak operator pelabuhan juga menambah jumlah kapal yang beroperasi. Pada satu dermaga yang sebelumnya melayani empat kapal, ada tambahan satu kapal. Sehingga menjadi lima kapal yang melayani penyeberangan Merak–Bakauheni. Dengan waktu pelayanan sekitar 45 menit untuk proses bongkar muat hingga kembali berangkat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi. Terutama dengan TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan. Ini guna memastikan arus mudik di wilayah Lampung berjalan aman dan lancar.
“Kami berkoordinasi dengan kepolisian dan seluruh stakeholder untuk menyiapkan posko-posko bersama,” ujar Gubernur Mirza.








