Bandar Lampung (lampost.co)–Manajemen Viper Cafe, Bar, dan Resto dan warga sepakat untuk mediasi sebagai respons atas keluhan terkait suara musik, baru-baru ini. Setelah melalui serangkaian pertemuan, penyesuaian teknis audio, hingga inspeksi mendadak bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, situasi di lingkungan sekitar makin kondusif.
Juru Bicara External Corporate, Syech Hud Ismail, mengatakan manajemen Viper terbuka pada setiap masukan dari masyarakat dan menjadikan itu sebagai evaluasi. Perbaikan akan dilakukan untuk menjaga kenyamanan lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
“Kami tidak menutup mata atas masukan masyarakat. Semua kami jadikan evaluasi untuk perbaikan,” ujar Hud Ismail, Kamis 28 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa manajemen Viper bersama jajaran Pemkot Bandar Lampung telah menggelar mediasi dengan camat Bumi Waras, Satpol PP, lurah Sukaraja, unsur TNI/Polri, tokoh masyarakat, hingga para ketua RT.
Tidak hanya duduk bersama, tim gabungan juga turun langsung melakukan pengecekan lapangan pada jam rawan, mulai pukul 24.00 WIB hingga dini hari. Penataan ulang sistem audio secara langsung untuk memastikan suara musik tidak mengganggu permukiman warga.
“Pada 17 Mei 2026, jajaran Pemkot kembali melakukan sidak ke kawasan sekitar guna melihat efektivitas peredam suara yang telah kami terapkan. Kami juga sedang merampungkan pembangunan tembok sekat pembatas baru. Kami memohon maaf dan meminta pengertian warga selama proses penyempurnaan teknis ini berjalan,” tambah Hud.
Hasil evaluasi menunjukkan perubahan signifikan. Dalam sidak lanjutan pada Senin malam, 25 Mei 2026, warga yang sebelumnya menyampaikan keberatan mengaku kondisi kini jauh lebih nyaman setelah pengaturan ulang volume.
“Kami akan menjalankan usaha taat aturan sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Tujuan kami maju bersama. Usaha berjalan baik, aturan pemerintah terpenuhi, dan ekonomi warga sekitar juga ikut tumbuh,” pungkas Hud.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update