• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 21/01/2026 09:08
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Tantangan Keberlanjutan Program Pembangunan di Lampung

NurIhwana HaulanbyNurandIhwana Haulan
01/08/24 - 16:42
in Bandar Lampung, Pendidikan
A A
Guru besar, Ilmu kebijakan publik Unila, Syarief Makhya.

Foto: Guru besar, Ilmu kebijakan publik Unila, Syarief Makhya. Dok/Humas Unila

Bandar Lampung (Lampost.co)– Dalam perspektif kontestasi politik tidak ada jaminan program pembangunan oleh kepala daerah akan berkesinambungan atau dilanjutkan oleh kepemimpinan selanjutnya.

Guru besar Ilmu Kebijakan Publik Unila, Syarief Makhya, menyebut selama 4 kali pergantian kepala daerah Lampung. Mulai 2005, 2010, 2015, hingga 2020 membawa konsekuensi terjadinya perubahan kebijakan.

Perubahan kebijakan tersebut menurutnya berjalan tanpa manajemen perencanaan yang tepat dan tidak melakukan analisis risiko kebijakannya. Akibatnya ada potensi pembangunan tidak melanjutkan atau bahkan menjadi terhenti.

Pj Kepala Daerah di Lampung Diprediksi Tidak Ada yang Maju Pilkada

Pria 64 tahun itu menyebut, kehadiran visi, misi, dan program kepala daerah akan menentukan arah dan fokus perkembangan serta pengelolaan sumber daya di suatu daerah.

“Oleh karena itu, dalam penyusunanannya harus mempertimbangkan aspek kelayakan implementasi. Target capaian kebijakan dari setiap aspek output dan outcome, serta analisis resiko kebijakan,” ujar Syarief dalam agenda pengukuhan guru besarnya di GSG Unila, Kamis, 1 Agustus, 2024.

Berdasarkan hasil studi yang ia lakukan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota. Ia menyebut setidaknya ada tujuh program pembangunan yang menunjukkan ketidaksesuaian antara tujuan pemerintah dan hasil yang ingin tercapai.

Pembangunan Kota Baru

Ke-7 program tersebut yaitu pembangunan kota baru, pembangunan terminal agribisnis, pembangunan Water front city, pembangunan perpustakaan modern. Pembangunan Pasar SMEP, pembangunan observatorium teropong bintang, dan pembangunan jembatan Selat Sunda.

Kendati dari aspek program dan tujuan mendapatkan dukungan dari legitimasi politik dari masyarakat, namun ia menilai keberlanjutan pembangunan tersebut berhenti saat terjadi pergantian kepala daerah.

“Karena ada faktor politik, kepala daerah itu tidak mau melanjutkan itu. Akhirnya ada yang di korbankan, yaitu kepentingan publik yang lebih luas menjadi tereduksi oleh kepentingan golongan,” ujarnya.

Dengan demikian dari aspek kebijakan publik. Ia menilai program-program tersebut masuk kategori sebagai bentuk kegagalan kebijakan. Karena kebijakan tersebut tidak mencapai tujuan sesuai harapan.

“Tidak di lanjutkan, terjadi pemborosan dari aspek anggaran yang sudah dikeluarkan, dan tidak ada kejelasan untuk pertanggungjawaban formalnya,” ucapnya.

Pada bagian penutup orasi ilmiahnya, Syarief menyampaikan bahwa kebijakan publik harus kita pahami bukan hanya sebagai suatu keputusan teknis. Namun juga sebagai manifestasi nilai-nilai politik yang beragam.

“Oleh karena itu tindakan kebijakan publik akan selalu mencerminkan nilai dinamika politik dalam masyarakat yang meliputi konflik kepentingan, aspirasi, dan kebutuhan dari berbagai kelompok dan individu,” ungkapnya.

Tags: kebijakanKepala Daerahpembangunan berkelanjutaperubahan kebijakanprogram pembangunansyarif makhya
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan wilayah Kota Bandar Lampung. Dok BMKG

Peringatan Dini Waspada Dampak Hujan di Kota Bandar Lampung

byTriyadi Isworo
20/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan wilayah Kota Bandar Lampung....

menertibkan sejumlah bangunan yang menjadi penyebab banjir di sejumlah wilayah Kota Tapis Berseri.

Pemkot Bandar Lampung Bongkar Paksa Bangunan Biang Kerok Banjir

byDelima Napitupuluand1 others
19/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemkot Bandar Lampung akhirnya mengambil tindakan ekstrem untuk memutus rantai banjir tahunan. Petugas kini mulai menghancurkan sejumlah bangunan...

Sidang perkara dugaan penyerobotan tanah milik Kementerian Agama (Kemenag) kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (19/1/2025).

Klaim Tanah Kemenag Dipersoalkan, Pembeli Sebut Tak Ada Kepastian Hukum

byNur
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)---– Sidang perkara dugaan penyerobotan tanah milik Kementerian Agama (Kemenag) kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (19/1/2025)....

Berita Terbaru

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA
Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Antam 21 Januari 2026 Kembali Tembus Rp2,7 Juta, Bentuk Rekor Baru

byEffran
21/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Rabu, 21 Januari 2026....

Read moreDetails
Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Rabu, 21 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

21/01/2026
klasemen liga spanyol

Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Dekati Barcelona

21/01/2026
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu

Klasemen Liga Italia, Inter Memimpin, Milan dan Napoli Membuntuti

21/01/2026
Asprov PSSI Lampung gelar liga 4

Asprov PSSI Lampung segera Gelar Liga IV

21/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.